Kakorlantas soal Perpanjangan SIM: Nggak Usah Berdesakan, Semua Kebagian

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 12:35 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Istiono
Kakorlantas Polri Irjen Istiono (Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Jakarta -

Kakorlantas Polri Irjen Istiono memberikan imbauan kepada masyarakat yang hendak melakukan perpanjangan SIM. Dia meminta masyarakat tidak cemas dan berebutan saat memperpanjang SIM.

"Yang penting sekarang imbauannya masyarakat nggak usah cemas buru-buru rebutan untuk membuat perpanjangan SIM baru," kata Istiono di NTMC Polri, Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2020).

Istiono menjelaskan satpas perpanjangan SIM telah melakukan pelayanan yang mengutamakan keselamatan masyarakat. Dia mengatakan pihak satpas pun beroperasi terus-menerus guna melayani kebutuhan masyarakat.

"Karena di masing-masing satpas itu ada kapasitas pelayanan. Misal kalau hari ini di Daan Mogot melayani 1.000 yang lainnya besok saja. Kita melayani sampai sore loh bahkan Sabtu-Minggu kemarin saya monitor melayani terus. Ini apa? Memang mengutamakan pelayanan masyarakat, keselamatan masyarakat," ujar Istiono.

Istiono juga mengatakan pihaknya telah menambah waktu pelayanan. Dia meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan tidak berdesak-desakan saat memperpanjang SIM. Menurutnya, semua masyarakat akan mendapat giliran masing-masing.

"Masyarakat juga harus patuh dengan aturan yang sudah kita buat. Nggak usah berdesak-desakan, pasti kebagian semua. Pasti kebagian semua. Nggak perlu desak-desakan. Waktu pelayan juga kita tambah. Kemudian kapasitas pelayanan juga dibatasi tapi besoknya pun bisa didata. Jadi nggak usah desak-desakan," tutur Istiono.

Diberitakan sebelumnya, antrean membeludak sempat terjadi di sejumlah Satpas SIM pada saat perpanjangan SIM pada Selasa (2/6) kemarin. Masyarakat diharapkan tidak memaksakan untuk memperpanjang SIM hari ini karena ada dispensasi hingga akhir Juni 2020.

"Dispensasi perpanjangan diberikan sampai 29 Juni," kata Kasie SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin saat dihubungi detikcom, Rabu (3/6).

(gbr/gbr)