KPAI: Pembukaan Sekolah di Zona Kuning Bahayakan Guru-Siswa!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 08:43 WIB
Masuki tahun ajaran baru 2020/2021, SMPN 2 Brebes jadi sekolah percontohan KBM tatap muka di sekolah. Siswa dan guru diwajibkan pakai masker saat beraktivitas.
Hari Pertama Sekolah, Siswa di Brebes Pakai Masker (Foto: Imam Suripto)
Jakarta -

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menolak wacana pembukaan sekolah di zona kuning. KPAI menilai langkah tersebut bisa membahayakan keselamatan murid dan guru.

"Kalau saya menolak betul kalau zona oranye, atau apalah, entah kuning apa, mau dibuka sekolah. Itu yang di hijau saja nggak patuh, gimana kalau zona yang lain? Itu membahayakan untuk keselamatan anak-anak kita dan guru-guru kita," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti kepada wartawan, Selasa (14/7/2020).

Retno meminta agar pemerintah mengevaluasi pembukaan sekolah di zona hijau terlebih dahulu. Berdasarkan laporan yang diterima KPAI, Retno menyebut masih terdapat beberapa sekolah yang tidak memenuhi kriteria dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang pedoman pembukaan sekolah di era pandemi Corona.

"Sekarang dievaluasi dulu lah zona hijaunya. Zona hijau itu 104 kabupaten. Coba perhatikan di zona hijau ini sudah patuh belum. Orang kami banyak mendapat (laporan) ketidakpatuhan kok," tutur Retno.

"Misalnya di dalam SKB 4 Menteri itu harus ada yang namanya tahapan. Jadi pertama kali di buka itu zona hijau, tapi tahapannya adalah harus memulai dari SMA dan SMP. Lalu apa sekarang yang terjadi, zona hijau itu juga dibuka SD, TK. Itu berarti itu sudah pelanggaran dong dari SKB 4 Menteri-nya ditaatin nggak?" sambungnya.

Tonton video 'Pemerintah Kaji Sekolah di Zona Kuning Dibuka':

Selanjutnya
Halaman
1 2