Wasit Buka Suara soal Insiden Diinjak Pemain di Stadion Patriot Bekasi

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 09:56 WIB
Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi
Foto: Stadion Patriot Candrabhaga (dok. 20detik)
Bekasi -

Seorang wasit sepak bola bernama Wahyudin (29) diinjak ketika sedang memimpin pertandingan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi. Korban diinjak karena keputusannya dinilai salah oleh para pemain.

Wahyudin bercerita insiden itu terjadi ketika ia memimpin pertandingan bola fun game antara Champas FC Vs Yutaka FC di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, pada Minggu (14/7). Wasit pada pertandingan 'silaturahmi' itu, hanya ada Wahyudin sebagai wasit utama dan tidak ada hakim garis.

Saat itu, Wahyudin membuat keputusan bahwa salah satu pemain tim Champas FC melakukan offside. Namun, pemain tak terima keputusan Wahyudin.

"Nah itu, jadi pokoknya pas dia nggak terima kejadian itu (keputusan offside), terus pemainnya ngehampiri saya dari belakang, nendang saya, terus saya terjatuh terlentang, pas saya jatuh itu langsung dibales muka saya dan wajah saya diinjek. Bahasanya (Betawi) digajluk," kata Wahyudin saat dihubungi detikcom, Selasa (14/7/2020).

Wahyudin mengatakan wajahnya diinjak oleh pemain yang masih menggunakan sepatu sepakbola. Seketika pandangan matanya menjadi 'gelap'. Ia tak mengetahui berapa pemain yang menginjak wajahnya.

"Terus sudah gelap dan saya nggak sadar. Nggak tahu ada lagi yang nendang saya siapa-siapa lagi," imbuhnya.

Wahyudin amat menyayangkan insiden itu. Pasalnya, pertandingan sepak bola tersebut hanya sekedar 'fun game'.

"(Pertandingan) Nggak resmi, ajang silaturahmi antar klub lokal," kata Wahyudin.

"Sementara itu kan ajang silaturahmi, bukan adu gengsi, bukan turnamen, bukan tarkam, ini sekedar sepak bola aja seharusnya mereka mengerti saya, menghargai saya itu," protesnya.

Wahyudin menegaskan ia merupakan wasit dengan lisensi C2. Artinya, Wahyudin secara resmi dapat memimpin pertandingan tingkat kota maupun provinsi.

Wahyudin telah menjadi wasit berlinsensi selama 1 tahun. Banyak pertandingan yang telah ia pimpin. Kejadian tidak menyenangkan ini menjadi pengalaman pertama baginya.

"Baru kali ini aja saya ngalamin (muka diinjak)," ungkap Wahyudin.

Sebelumnya, sebuah video viral beredar memperlihatkan kericuhan pada saat pertandingan sepakbola di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Disebut-sebut, seorang wasit diinjak oleh pemain dari salah satu klub sepakbola dalam kejadian itu.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi Ahmad Zarkasih membenarkan adanya kejadian pada Minggu (12/7) kemarin. Zarkasih mengatakan peristiwa itu terjadi ketika dua klub lokal tengah mengadakan pertandingan fun football.

"Ada pertandingan antarklub, kalau mereka kan hanya just for fun aja dan di situ ada terjadi insiden," kata Zarkasih saat dihubungi wartawan, Senin (13/7).

Tetapi Zarkasih membantah jika dikatakan wasit tersebut diinjak. Menurutnya, saat itu hanya terjadi dorong-dorongan karena salah satu klub kecewa akan keputusan wasit.

"Sebetulnya bukan penginjakan wasit, cuma ada keputusan wasit yang tidak diterima oleh salah satu tim dan akhirnya terjadi dorong," katanya.

(mei/mei)