Round-Up

Atensi Jokowi di Pendidikan Basis Asrama Gegara Tinggi Paparan Corona

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 07:49 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh atensi besar terhadap pencegahan virus Corona (COVID-19) di lingkungan pendidikan yang berbasis asrama. Semua pihak diminta meningkatkan kewaspadaan.

Pesan dari Jokowi itu disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo dalam jumpa pers yang disiarkan langsung di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/7/2020). Doni menyampaikan hal tersebut setelah mengikuti rapat terbatas bersama Jokowi.

"Pesan Bapak Presiden terkait dengan kegiatan pendidikan yang berbasis asrama sehingga ini harus menjadi atensi semua. Beberapa hari yang lalu sekolah TNI di Cimahi terdapat kasus positif dengan jumlah yang sangat banyak," kata Doni.

Dalam rapat tersebut, Jokowi mengingatkan pendidikan berbasis asrama termasuk pesantren untuk berhati-hati. Sebab, tingkat penyebaran Corona di asrama lebih rentan.

"Ini juga dingatkan kepada semua boarding school termasuk pesantren, untuk hati-hati, sekali lagi hati-hati dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan berbasis asrama, karena kalau ada satu orang saja yang terpapar maka potensi terpapar yang lain pun sangat tinggi," kata Doni yang juga menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain itu, Doni juga menyampaikan pesan Jokowi agar seluruh jajaran terus bekerja keras untuk menenkan kasus Corona di Indonesia. Seluruh elemen diminta dilibatkan secara masif agar kasus Corona di Tanah Air semakin landai.

"Korban jiwa di tanah air ini sudah melampaui angka 3.500 bahkan di dunia sudah melampaui angka 550 ribu jiwa. Jadi ini nyata, ini fakta," kata Doni.

"Oleh karenanya semua pihak harus betul-betul memahami ini, menyampaikan pesan-pesan bahwa COVID ini ibaratnya, mohon maaf, ibaratnya malaikat penyabut nyawa bagi mereka yang rentan," sambungnya menegaskan.

Selanjutnya
Halaman
1 2