Ortu Murid Demo di Kantor Anies, Minta Penerima KJP Dibiayai di Sekolah Swasta

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 14:32 WIB
Orang tua aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta
Foto: Orang tua murid aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah perwakilan orang tua (ortu) murid kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta. Perwakilan orang tua itu menamakan diri sebagai Relawan Advokasi Pendidikan Indonesia (RAPI).

Pantauan detikcom, massa tiba di depan kantor Anies Baswedan sekitar pukul 13.10 WIB. Mereka menuntut agar Anies dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta membiayai para siswa pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang tidak lolos Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah swasta.

"Kami ingin meminta kepastian dari Bapak Gubernur agar siswa miskin KJP, agar siswa miskin bisa melanjutkan ke SMP, SMA, SMK dengan biaya yang dibantu oleh Pemprov," ujar Syah di depan Balai Kota DKI, Senin (13/7/2020).

Syah menyebut, pihaknya saat ini mengetahui sudah ada rencana dari Pemprov DKI mengenai rencana siswa tidak mampu akan dibiayai di sekolah swasta. Dalam aksinya, mereka ingin mengetahui secara rinci aturan tersebut dan berharap dapat segera terealisasi.

"Kami tahu ada program bantuan itu dan bisa dimasukkan dan udah ada kesepakatan itu dan agar dapat direalisasikan," katanya.

Para orang tua juga membawa sejumlah poster dalam aksi ini, seperti 'Beri kepastian siswa pemegang KJP yang tidak lulus seleksi PPDB untuk tetap lanjut sekolah', ada pula poster bertuliskan 'Pak Anies berikan solusi untuk anak tetap sekolah', serta 'haruskan putus harapan anak ku karena mahalnya sekolah swasta'.

Selanjutnya
Halaman
1 2