Round-Up

Kantor 'Dibanjiri' Bunga Kekecewaan, Kebijakan PPDB Anies Disorot Dewan

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 06:30 WIB
Sejumlah karangan bunga berjejer di depan Balai Kota DKI Jakarta. Karangan bunga itu bertuliskan kekecewaan mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI 2020.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta angkat suara menyusul jeritan warga soal proses PPDB DKI Jakarta 2020. Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengevaluasi kebijakan itu.

Diketahui, pada Senin (6/7) pagi, sejumlah karangan bunga berjejer di depan Balai Kota DKI Jakarta. Karangan bunga itu bertuliskan kekecewaan mengenai proses PPDB DKI 2020.

Ada 8 karangan bunga bernada kekecewaan. Salah satunya bertulisan 'RIP Pendidikan Indonesia, dari anak-anak lulusan angkatan 2020 yang kecewa'.



Kemudian, karangan bunga bertuliskan PPDB DKI lebih mematikan daripada virus Corona. 'Selamat kepada Disdik dan Gubernur DKi atas kebijakan PPDB DKI 2020 yang kekejamannya lebih mematikan dari pada virus Corona'.

Atas peristiwa itu, anggota DPRD DKI Jakarta menilai protes warga tersebut merupakan luapan kekecewaan orang tua murid atas kebijakan yang tidak prorakyat. Mereka meminta Anies dan jajaranya mengevaluasi bahkan ada yang mendesak Anies melakukan PPDB ulang.

Tonton video 'Protes PPDB DKI, Orang Tua Siswa Ngadu ke DPRD':



Berikut Kantor Dibanjiri Karangan Bunga Kecewa PPDB, Kebijakan Anies Disorot Dewan:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4