Tertimbun Longsor, Akses Jalan 2 Kecamatan di Gorontalo Terganggu

Ajis Khalid - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 14:44 WIB
Tim SAR Brimob Polda Gorontalo dan TNI saat membersihkan tanah longsor
Tim SAR Brimob Polda Gorontalo dan TNI saat membersihkan tanah longsor. (Foto: Istimewa)
Gorontalo -

Tingginya curah hujan mengakibatkan tanah di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Bulango Utara dan Bulongo Ulu, Gorontalo, longsor. Tepatnya di Desa Tuloa dan Desa Oata, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Warga yang sering melalui akses jalan ini sempat terganggu dan sulit dilalui. Sabtu (11/7/2020) pagi, sejumlah tim SAR dari Brimob Gorontalo dan TNI dibantu warga sekitar berusaha membersihkan longsor yang menutupi jalan.

"Tanah longsor terjadi di Kabupaten Bone Bolango ini akibat karena intensitas hujan yang sangat tinggi beberapa hari terakhir. Ada dua titik tanah longsor yang memutus akses jalan, yaitu di Kecamatan Bulango Utara dan Kecamatan Bulango Ulu. Kami mendapatkan informasi langsung menuju ke lokasi kejadian untuk membersihkan jalan yang terkena longsor tersebut," kata Ketua Tim SAR Ilato Brimob Gorontalo Iptu Ruslan A Djafar, Sabtu (11/7/2020).

Dia menyatakan akses jalan yang pertama kali dibersihkan ada di Desa Tuloa, Kecamatan Bulango Utara. Di Lokasi ini tim SAR tidak membutuhkan waktu lama untuk menyingkirkan sisa tanah longsor dan ranting pohon.

"Usai dari Desa Tuloa, tim melanjutkan ke Lokasi tanah longsor di Desa Oata, Kecamatan Bolango Ulu. Di lokasi kejadian, tanah longsor tersebut lebih parah dari tempat sebelumnya. Kami dibantu personel YNI dari Koramil Tapa bersama warga membersihkan bekas reruntuhan tanah longsor tersebut yang membawa material tanah dan pepohonan yang cukup besar," jelas Ruslan.

Beruntung, kata Ruslan, tanah longsor di 2 desa tersebut pada Jumat sore kemarin tidak ada korban jiwa.

"Siang tadi akses jalan di 2 desa tersebut sudah bisa dilalui warga. Tetapi warga perlu hati-hati karena hujan masih juga terjadi," ingat Ruslan.

(idh/idh)