Kapal Pengangkut Kayu Tenggelam di Sinjai, 7 ABK Ditemukan Selamat

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 12:08 WIB
7 ABK Selamat dalam Insiden Kapal Tenggelam di Sinjai
Foto: 7 ABK Selamat dalam Insiden Kapal Tenggelam di Sinjai. (Dok Istimewa).
Sinjai -

Sebuah kapal pengangkut kayu asal Kabupaten Jeneponto, Kapal Motor (KM) Ismail Jaya, tenggelam di wilayah Perairan Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tujuh orang ABK yang sempat terbagi menjadi dua kelompok hingga hilang ditemukan selamat.

"Semua ABK ditemukan selamat," ujar Koordinator Basarnas Bantaeng, Arman Amiruddin, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (11/7/2020).

Arman mengatakan KM Ismail Jaya awalnya berlayar dari Pelabuhan Muna Barat, Sulawesi Tenggara, dengan tujuan Kabupaten Jeneponto, Sulsel, dengan mengangkut kayu. Tapi, saat kembali berlayar, kapal mengalami kebocoran di lambung kiri hingga tenggelam pada Jumat (10/7) sekitar pukul 02.00 Wita.

"Jadi, sebelum kapal tenggelam, 2 orang ABK-nya berenang duluan ke pulau terdekat, Pulau Leang-leang namanya, cari bantuan di sana. Terus yang 5 orang sisanya standby di kapal," ucap Arman.

Namun hingga kapal benar-benar tenggelam, lanjutnya, kedua orang ABK yang berenang duluan itu tak kunjung kembali, sementara 5 ABK standby di kapal berhasil diselamatkan seorang nelayan yang sedang melintas di lokasi.

"Yang 5 orang ini ada nelayan setempat yang ambil, dia dievakuasi. Justru yang 2 orang ini yang dinyatakan hilang," sebut Arman.

Pencarian pun terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, dari Basarnas, SAR Unhas dan SAR UNM, Polairut, hingga BPBD. Tapi kedua ABK itu tak kunjung ditemukan.

Belakangan diketahui bahwa kedua ABK tersebut diselamatkan kapal Jolloro pencari ikan milik nelayan lainnya sekitar pukul 17.00 Wita atau ditemukan sekitar 15 jam setelah kapal tenggelam.

"Kedua ABK itu berenang sambil bawa jeriken, tapi tidak sampai di Pulau, dia ditemukan oleh Kapal Jolloro pada sore hari dan sempat dibawa pergi cari ikan sama nelayan," ucap Arman.

7 ABK Selamat dalam Insiden Kapal Tenggelam di SinjaiKoordinator Basarnas Bantaeng, Arman Amiruddin. (Dok Istimewa).

Kedua ABK tersebut baru dievakuasi ke daratan, yakni di tempat pelelangan ikan (TPI) Lelong, Sinjai, sekitar pukul 09.00 Wita, pagi tadi. SAR gabungan juga telah menjemput 5 ABK lainnya di Pulau Leang-leang, Sinjai.

"Jadi 5 orang ABK yang selamat duluan kan dibawa ke Pulau, tadi pagi sudah kita jemput. Sementara yang 2 ABK berenang ini juga sudah sampai di daratan, mereka langsung dibawa ke rumah sakit karena yang satu itu kayaknya lagi dehidrasi berat," sebut Arman.

Diketahui, ketujuh ABK yang jadi korban kapal tenggelam tersebut bernama Gilang (19), Saripuddin (46), Fitrah Ramadhan (19), Alam (19), Damil (19), Safaruddin (35), dan Bayu (35).

(elz/ear)