Bawa Obat Kuat-Alat Kontrasepsi, Remaja di Hotel Jambi Hendak Pesta Seks

Ferdi Almunanda - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 23:02 WIB
alat kontrasepsi
Ilustrasi alat kontrasepsi (Foto: Getty Images)
Jambi -

Puluhan anak di bawah umur terjaring razia di hotel di Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Di antara mereka ada yang kedapatan membawa obat kuat hingga alat kontrasepsi.

Camat Pasar, Mursida, mengatakan ditemukan tujuh buah kondom dan tiga obat kuat di salah satu kamar hotel. Di dalam kamar tersebut didapati 3 remaja wanita dan 4 remaja pria yang diduga hendak menggelar pesta seks.

"Diduga ya. Kalau mereka melakukan, kita tidak melihat mereka melakukan. Tapi diduga. Kalau mereka sudah membawa alat kontrasepsi, untuk apa pula alat itu kalau tidak untuk dicoba. Diduga akan mencoba," kata Mursida saat dihubungi, Jumat (10/7/2020).

Dia mengatakan ketujuh remaja tersebut berumur 16-17 tahun. Mereka berdalih hendak menggelar pesta ulang tahun.

"Rata-rata umur 16-17 tahun. Ya, diduga (hendak pesta seks). Tapi tidak jadi lantaran petugas datang. (Mereka) Ngakunya pesta ultah, salah satu remaja itu katanya ada yang ultah," ujarnya.

Dalam razia ini, total ada 37 anak di bawah umur yang diamankan. Selain di hotel, ada juga anak di bawah umur yang terjaring razia di tempat hiburan malam.

Mursida mengatakan remaja tersebut diserahkan ke orang tuanya setelah didata dan diminta buat surat pernyataan. Ada juga yang diserahkan ke dinas sosial bagi remaja yang orang tuanya tidak memenuhi panggilan.

"Mereka dibawa ke kantor camat, lalu didata namanya, diminta buat surat pernyataan, mana yang orang tuanya yang tak datang diserahkan ke Dinas sosial," ujarnya.

Mursida mengatakan razia penyakit masyarakat (pekat) ini akan terus digelar. "Kita akan terus operasi, sampai pekat itu betul-betul tak ada lagi di Kecamatan Pasar," ungkapnya.

Dalam razia ini, di hotel yang berbeda petugas juga menemukan 6 anak di bawah umur sekamar. Dia mengatakan banyak remaja yang ditemukan hanya lulus SMP.

Dia mengaku sedih dengan banyaknya remaja yang terjaring razia yang melibatkan anggota TNI/Polri. Dia menduga para remaja salah pergaulan dipicu tingkat perceraian orang tua.

"Ada 2 hotel berbeda yang kita temukan anak-anak remaja ini berkumpul dalam 1 kamar. Pertama, kita temukan ada 7 orang anak 3 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Perempuan-perempuan itu masih tamatan SMP semua, dan mereka mengaku di dalam kamar hotel sedang lakukan pesta ulang tahun. Tetapi pas kita periksa ada alat kontrasepsi dan obat kuat di sana," kata Mursida saat dihubungi detikcom.

"Lalu di hotel satu lagi kita razia lagi. Kembali kita temukan anak-anak remaja berkumpul dalam 1 kamar hotel. Jumlahnya ada 6 orang: 1 orang perempuan, 5 lainnya laki-laki. Mereka ini juga ada tamatan SMP dan SMA ngakunya sedang ngumpul dan bercengkerama. Tetapi nggak kita gubris, tetap kita amankan dan bawa," lanjut Mursida.

(jbr/jbr)