Positif Corona di Poman Jadi 40, Pasar Ditutup-Warga Tak Bermasker Dirazia

Abdy Febriady - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 15:33 WIB
Poster
Foto Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Polman -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memperketat razia di pasar tradisional setelah kasus positif virus Corona (COVID-19) kembali meningkat menjadi 40 orang. Pasar tradisional ditutup untuk merazia warga tidak bermasker di dalam pasar.

Seperti yang terpantau di Kompleks Pasar Induk, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat siang (10/7/2020), tampak petugas menutup pasar dan memeriksa setiap pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker.

Warga yang tidak memakai masker tidak diperkenankan masuk ke pasar. Mereka diimbau pulang ke rumah atau membeli masker jika ingin melanjutkan aktivitas di dalam pasar.

"Saya lupa, Pak, soalnya tadi buru-buru makanya tidak pakai masker," kilah salah seorang warga kepada petugas.

Selain menemukan banyak pengunjung tak bermasker, petugas banyak menemukan pedagang yang abai terhadap aturan protokol kesehatan. Petugas juga mendapati sejumlah pedagang maupun pengunjung yang membawa anak kecil ke pasar dan tidak memakai masker.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Satgas COVID-19 Kecamatan Wonomulyo Samiaji juga menyosialisasi rencana penutupan pasar induk dan pasar ikan Wonomulyo. Melalui pengeras suara, Samiaji menyampaikan kepada pedagang terkait jadwal penutupan pasar pada Senin hingga Selasa mendatang.

"Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk bersosialisasi agar penjual dan pedagang mengetahui hari Senin dan Selasa aktivitas pasar akan ditutup," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut dia, penutupan pasar dilakukan karena adanya penambahan kasus Corona yang menimpa pedagang di daerah ini. Ini terkait karena Wonomulyo masih masuk zona merah, apalagi dengan adanya penambahan tiga kasus baru, yang merupakan pedagang.

Samiaji berharap warga berperan aktif mendukung kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan virus Corona, salah satunya menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita akan terus berupaya mencegah penularan virus, salah satunya dengan melakukan sidak, razia warga yang tidak memakai masker," pungkas Samiaji.

Rencananya, selama penutupan berlangsung, pasar akan disterilkan dengan penyemprotan desinfektan.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Sulbar per 9 Juli 2020, jumlah kasus Corona di Polewali Mandar telah mencapai 40, dengan rincian 30 orang dinyatakan sembuh, 3 orang dirawat di RSUD Polman, 2 orang dirawat di RS Pratama Wonomulyo, 4 orang menjalani isolasi mandiri, dan 1 orang meninggal dunia.

(nvl/nvl)