Tanggapi Santai Logo Garuda Jadi Lobster, Gerindra Tak Lapor Polisi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 13:07 WIB
Capture Twitter Gerindra membalas cuitan logo garuda diganti lobster (Dok. Screenshot Twitter Gerindra)
Capture Twitter Gerindra membalas cuitan logo garuda diganti lobster. (Dok. Screenshot Twitter Gerindra)
Jakarta -

Seseorang mengedit logo Partai Gerindra dengan mengganti gambar garuda dengan lobster. Lalu, apakah Gerindra akan menempuh langkah hukum terkait pengeditan logo Gerindra menjadi lobster ini?

"Tentu nggaklah. Ini kan demokrasi, orang boleh ekspresikan pendapat. Kader kami juga santai aja kok," kata juru bicara Gerindra Habiburokhman saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2020).

Habiburokhman menilai wajar Gerindra saat ini banyak dikritik karena sudah jadi partai besar. Habiburokhman menegaskan kader Gerindra juga santai menghadapi pengeditan logo garuda jadi lobster ini.

"Kalau sudah banyak dikritik dan difitnah itu salah satu ciri partai kami saat ini memang partai besar yang diperhitungkan," jelas Habiburokhman.

Habiburokhman lalu berbicara tentang kinerja Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Dia menegaskan Edhy Prabowo tak pernah terlibat korupsi.

"Yang terpenting Pak Menteri Edhy Prabowo tidak korupsi dan tidak menyalahgunakan wewenang untuk pribadi atau kelompok. Sebaliknya saat ini beliau dianggap pahlawan oleh para nelayan," kata Habiburokhman.

Logo Gerindra dengan gambar lobster ini viral di media sosial. Di bawah gambar lobster itu, terdapat tulisan 'Gerindra, Gerakan Indonesia Raya' persis seperti yang tertulis di logo partai yang asli.

Twitter Partai Gerindra juga menanggapi gambar lobster ini. Gerindra menilai pembenci bakal tetap menjadi seorang pembenci.

"Terimakasih atas kiriman gambarnya. Kalau mengambil istilah anak muda jaman sekarang 'Haters Gonna Hate, No matter How Good You are'," tulis Gerindra.

Tonton video 'Rachmawati Menang Gugatan Lawan KPU, Gerindra: Putusan MA Harus Dikaji':

(gbr/van)