Pencarian Anak Korban Mobil Nyemplung di Kalimalang Terkendala Lumpur Tebal

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 12:45 WIB
Pencarian Anak Korban Mobil Nyemplung di Kalimalang Terkendala Lumpur Tebal
Foto: Tiara Aliya Azzahra/detikcom
Bekasi -

Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi masih mencari Nabila (3), anak korban mobil nyemplung di Kalimalang. Proses pencarian sedikit terkendala karena lumpur di sungai yang cukup tebal.

"Kendalanya cuman di bawah ini masih ada lumpur tinggi," kata Komandan Tim BPBD Kota Bekasi Dedi Eko di lokasi, Kalimalang, Bekasi, Jumat (10/7/2020).

Di sisi lain, Kalimalang sendiri memiliki kedalaman yang cukup dalam.

"Kedalaman juga kurang-lebih 5-6 meter itu saja sih," imbuh Dedi.

Pantauan detikcom pukul 11.54 WIB di lokasi, terlihat sejumlah petugas gabungan terdiri dari Tim SAR BPBD Kota Bekasi dan Tagana Kota Bekasi sedang menyisir sungai. Mereka menyisir sungai menggunakan 2 perahu karet dari BPBD Kota Bekasi dan tambahan 1 perahu karet dari Tagana Kota Bekasi.

Tim SAR menyusuri sungai sepanjang 500 meter dari titik nol kejadian hingga pintu air. Namun, hingga pukul 12.39 WIB siang ini, korban belum ditemukan.

Petugas tampak memutar-mutarkan perahu karet di sungai. Setelah itu, petugas berlanjut ke titik lain dan memutar-mutar perahu dan seterusnya.

Diberitakan sebelumnya, Mobil Toyota Innova tercebur di Kalimalang, Jumat (10/7) dini hari tadi. Diketahui mobil ini sedang ditumpangi seorang ustazah bernama Samsiah serta dua anaknya, Nabila (3) dan Marifatul (10).

Sang sopir, Sutaryo (26), diduga mengantuk sehingga menyebabkan mobil yang dikendarai nyemplung ke sungai di Kalimalang, Bekasi. Akibat peristiwa ini, Samsiah meninggal dunia.

Sedangkan Marifatul dan Sutaryo selamat. Namun putri Samsiah yang lain bernama Nabila hilang diduga terseret arus sungai.

(mei/mei)