Maria Lumowa Bisa Diekstradisi, PKS: Mestinya Djoko Tjandra Mudah Ditangkap

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 06:24 WIB
Mardani Ali Sera
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Tersangka kasus pembobolan Bank BNI Rp 1,7 triliun pada 2002, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia ke Indonesia. PKS meminta agar polisi dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPAT) dilibatkan guna menginvestigasi aset Maria yang diduga berasal dari pembobolan Bank BNI.

"Mesti ada investigasi dan intelejen yang kuat. Kawan-kawan di PPATK bisa diminta bantuannya, kawan-kawan di kepolisian divisi penelusuran aset juga bisa diminta bantuan," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Mardani menyakini hasil kejahatan yang terbilang sangat besar itu telah dikembangkan oleh Maria selama 17 tahun buron. Menurutnya, penelusuran aset secara tuntas itu diperlukan agar uang negara bisa terselamatkan.

"Mesti ada dana negara yang bisa diselamatkan. Besar sekali Rp 1,2 T dan dikembangkan selama 17 tahun," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2