FPI Makassar Demo Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Wanita Lempar Al-Qur'an

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 00:15 WIB
FPI Makassar demo di depan Polres Pelabuhan Makassar, Kamis (9/7/2020).
Foto: FPI Makassar demo di depan Polres Pelabuhan Makassar. (Dok: Istimewa)
Makassar -

Front Pembela Islam (FPI) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), berunjuk rasa terkait viral wanita melempar hingga ingin merobek Al-Qur'an. FPI Makassar menegaskan akan mengawal hingga perempuan pelempar Al-Qur'an itu dijerat hukum.

"Jadi, kami minta kepada Kapolsek di sana untuk menindaklanjuti kasus ini tidak sampai berakhir di atas materai saja. Pokoknya kami kawal sampai betul-betul orang ini dijerat hukum sesuai UU yang berlaku," ujar Ketua DPW FPI Makassar, Habib Hamid bin Muhammad Alhamid kepada detikcom, Kamis (9/7/2020) malam.

Aksi FPI tersebut berlangsung di depan Kantor Polres Pelabuhan Makassar, Jalan Ujung Pandang, Makassar, sekitar pukul 20.00 Wita. Alhamid mewanti-wanti agar perempuan tersebut tidak dibebaskan dengan alasan mengalami gangguan kejiwaan.

"Ini masalahnya penghinaan agama, penghinaan Al-Qur'an. Jadi kami dari Front Pembela Islam, khususnya Kota Makassar, atas nama DPW Kota Makassar, Laskar ISM, itu mengecam kepada Kapolsek kalau setidaknya tersangka ini dikeluarkan dengan alasan dia mengaku orang gila, maka kami akan turun lagi dengan massa yang lebih banyak lagi," katanya.

Alhamid menyebut bukan hanya FPI yang mendesak agar perempuan pelempar Al-Qur'an dijerat hukum. Menurutnya, ada sejumlah ormas Islam lain yang ikut berunjuk rasa.

"Tadi yang turun itu dari DPW FPI Kota Makassar, ada laskar ISM, dan ada dari Muhammadiyah, ada dari NU, ada dari Wahdah, banyak. Mungkin ada beberapa perwakilan sekitar 9-10 Ormas yang tergabung bersama kami untuk meminta pertanggungjawaban pelaku ini agar ditindak sesuai Undang-undang yang berlaku," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2