Round-Up

Geram Walkot Gegara Viral Pesepeda Wanita Tak Berjilbab di Banda Aceh

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 05:43 WIB
Sekelompok pesepeda wanita di Aceh yang foto pose di pantai sempat viral di medsos diamankan. Mereka meminta maaf dan membuat pernjanjian tak mengulangi perbuatan (Screenshot video)
Foto: Sekelompok pesepeda wanita di Aceh yang foto pose di pantai sempat viral di medsos diamankan. Mereka meminta maaf dan membuat pernjanjian tak mengulangi perbuatan (Screenshot video)

Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh juga buka suara akibat kejadian viral foto sekelompok perempuan ini. Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar menilai aksi mereka dapat mencoreng wajah Tanah Rencong.

"Kita harus pahami bahwa Kota Banda Aceh sebagai etalasenya Aceh, apa yang mereka pertontonkan ini tidak hanya mencoreng wajah Banda Aceh tetapi juga Aceh," kata Farid.

Tindakan pesepeda tersebut dinilai melanggar qanun-qanun syariat Islam, khususnya Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah, dan Syi'ar Islam. Pesepeda itu disebut melecehkan kearifan lokal Aceh.

"Ini bentuk pelecehan terhadap pelaksanaan syariat Islam dan kearifan lokal masyarakat Aceh di bumi Serambi Mekah yang selama ini kita tegakkan," ujar Farid.

Farid menyebut aksi sekelompok perempuan tersebut juga telah mencoreng komunitas gowes lain yang murni berolah raga. Ia berharap tindakan itu tidak terulang lagi bagi siapa pun yang berada di Kota Banda Aceh.

"Ke depan ini menjadi peringatan bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk meningkatkan pengawasan pelaksanaan qanun-qanun Islam salah satunya dengan berpatroli rutin melibatkan aparatur desa dan masyarakat karena Banda Aceh sebagai pilot project pelaksanaan syariat Islam di Indonesia," katanya.

Halaman

(idn/idn)