Halangi Penyidik Gakkum KLHK, Oknum Kades di Bangka Ditetapkan Tersangka

Deni Wahyono - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 00:15 WIB
Oknum Kades di Bangka Belitung Diamankan
Foto: Dok. Istimewa
Bangka Belitung -

Seorang Kepala Desa (Kades) Desa Cit, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung ditetapkan tersangka oleh penyidik Gakkum KLHK. AD (51) ditetapkan tersangka lantaran menghalangi operasi penindakan dan penyidikan tambang timah illegal di Hutan Produksi Mapur Bangka.

"Penetapan AD sebagai tersangka perkara ini bermula dari pelaksanaan Operasi Jaga Bumi Balai Gakkum Sumatera yang berhasil menangkap Heris Sunandar pelaku penambangan illegal dalam Kawasan hutan Produksi Mapur," ujar Kepala Seksi 3 Balai Gakkum KLHK wilayah Sumatera, Harianto melalui keterangannya yang diterima detikcom, Minggu (5/7/2020).

Lalu, saat petugas akan melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa 3 alat berat Excavator (PC), oknum Kepala Desa bersama sama dengan puluhan warga mendesak petugas untuk tidak membawa barang bukti. Bahkan, sebut Harianto, ada yang mengintimidasi supir 3 unit trailer yang akan mengangkut barang bukti dengan ancaman jika tetap masuk ke lokasi trailer akan dibakar sehingga sopir ketakutan mengangkut barang bukti.

"Saudara AD Kepala Desa Cit dan puluhan orang lainnya mendesak petugas untuk tidak mengamankan dan membawa keluar 3 alat berat Excavator (PC) dari areal pertambangan dan membuat surat pernyataan menolak penyitaan barang bukti yang ditandatangani oleh Kepala Desa Cit dan 57 orang lainnya," tegasnya.

Atas tindakannya itu, lanjut Harianto, penyidik KLHK mempersangkakan AD dengan Pasal 102 ayat (1) jo Pasal 22 Undang Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp. 5 miliar.

Selanjutnya
Halaman
1 2