Panglima TNI Lepas Jenazah Pelda Anumerta Rama yang Gugur di Kongo

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 09:30 WIB
Panglima TNI lepas jenazah Pelda Rama
Foto: Panglima TNI lepas jenazah Pelda Rama (Luqman Arunanta/detikcom)

Sebelumnya, Kemlu RI menyatakan dua prajurit TNI menjadi korban dalam penyerangan patroli misi perdamaian PBB di Kongo. Satu orang prajurit TNI dinyatakan gugur dan satu lainnya terluka.

"Berdasarkan laporan yang diterima dari MONUSCO, sejauh ini terdapat dua korban personel Indonesia dari pertempuran bersenjata di wilayah Kongo tersebut. Serma Rama Wahyudi dinyatakan meninggal dunia, sementara korban lainnya, Prt M Syafii Makbul, masih dalam perawatan intensif," demikian bunyi pernyataan dari Kemlu yang dilihat di laman resmi Kemlu, Rabu (24/6).

Terkait hal yang menimpa Rama, Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang menyebut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak negara Kongo menginvestigasi pelaku penyerangan tersebut.

"Sampai sekarang PBB sudah mendesak negara Kongo untuk mencari tahu siapa yang melakukan tindakan tersebut. Investigasi, dan PBB kan cuma bisa mendesak negara Kongo untuk mencari tahu siapa pelakunya (yang melakukan penyerangan hingga membuat Sersan Mayor Rama Wahyudi gugur)," kata Victor di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat pekan lalu.

Halaman

(lir/lir)