Disindir Aktivis, Begini Janji Kampanye Anies soal Hentikan Reklamasi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 15:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat peletakan batu pertama Jalur Jalan sehat dan sepeda santai (Jalasena) di Pulau Maju, Jakarta, Minggu (23/12). Pemprov DKI berharap nantinya pantai Maju menjadi pantai publik yang dapat di akses masyarakat seluas-luasnya secara gratis.
Gubernur Anies Baswedan (Foto: dok. Pemprov DKI)
Jakarta -

Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) mengkritik Gubernur DKI Anies Baswedan yang menerbitkan izin reklamasi untuk perluasan Ancol. Janji Anies soal reklamasi saat kampanye pun disinggung kembali.

"Pemberian izin perluasan reklamasi untuk kawasan rekreasi di Pantai Ancol seluas 150 hektare merupakan ironi kebijakan Gubernur DKI Jakarta yang pernah berjanji akan menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Tetapi faktanya malah memberikan izin kepada PT Pembangunan Jaya Ancol, setelah sebelumnya mengeluarkan lebih dari 900 IMB untuk bangunan di Pulau D yang konsesinya dimiliki oleh PT Kapuk Niaga Indah," kata Sekretaris Jenderal Kiara, Susan Herawati, dalam keterangannya.

Berdasarkan catatan detikcom, pada Pilgub DKI tahun 2017, Anies, yang ketika itu berpasangan dengan Sandiaga Uno, menyodorkan 23 janji kampanye. Salah satu janjinya ialah menghentikan kegiatan reklamasi Teluk Jakarta. Begini bunyinya:

6. Menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir, dan segenap warga Jakarta.

Selanjutnya, dalam berbagai kesempatan, Anies terus menegaskan akan menghentikan reklamasi jika terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Hal itu salah satunya ditegaskan Anies saat blak-blakan live chat dengan pembaca detikcom di gedung Aldevco, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

"Kita mengambil sikap bahwa reklamasi ini tidak setuju dan akan menjalankannya sesuai otoritas kita sebagai gubernur dan wakil gubernur. Ini penting. Harus ada sikap tegas. Realisasi setelah saya jadi gubernur," kata Anies.

Anies ingin seluruh pantai di Jakarta ini bisa dinikmati oleh warga DKI dengan leluasa, termasuk oleh para nelayan. "Kita ingin kehidupan nelayan terus terjaga," tegas Anies.

Saat masa kampanye Pilgub 2017, Anies Baswedan kembali menegaskan sikapnya soal reklamasi. Dari panggung debat Pilgub DKI 2017, Anies mengatakan akan menolak reklamasi.

"Kita menolak reklamasi karena menjadi contoh tempat enklave," kata Anies dari panggung debat, Hotel Bidakara, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Sebagaimana diketahui, enklave adalah wilayah yang terdapat dalam wilayah lain. Anies tak menginginkan hal itu karena ingin berpihak kepada kepentingan publik.

"Berpihak kepada kepentingan publik dalam menjalankan nilai-nilai dengan benar, dan selalu mengikuti tata kelola yang baik," kata Anies.

Tonton video 'Jawaban Anies soal Reklamasi dan Tudingan Ingkar Janji':

Selanjutnya
Halaman
1 2