Kapolri: Tak Ada Ruang bagi Bandar Narkoba, Tindak Tegas!

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 11:21 WIB
Kapolri Jenderal Idham Azis minta bandar narkoba ditindak tegas
Foto: Kapolri Jenderal Idham Azis (Farih Maulana)
Jakarta -

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berkomitmen penuh memberantas narkoba di Indonesia. Jajaran kepolisian pun diminta untuk menindak tegas para bandar narkoba.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolri Jenderal Idham Azis dalam sambutan di acara pemusnahan 1,2 ton sabu dari jaringan Iran-Timur Tengah, di Polda Metro Jaya. Jenderal Idham menyebut narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang harus diberantas bersama-sama.

"Kasus narkoba ini memang sudah sangat memprihatinkan, salah satu kasus extraordinary yang harus bersama-sama kita tangani, sudah tidak bisa sendiri," kata Idham di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Idham mengatakan kasus narkoba sangat menjadi perhatian Polri untuk tidak habis-habisnya diberantas. Oleh karena itu, Kapolri sebelumnya, Jenderal Tito Karnavian membentuk satuan khusus 'Satgas Merah Putih' untuk memberantas narkoba.

"Karena memang dia sudah lintas daerah bahkan lintas negara. Sehingga diperlukan suatu task force untuk menangani ini secara komprehensif, tidak bisa kita bekerja sendiri," kata Idham.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menginstruksikan jajarannya agar selalu menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak seperti Bea Cukai, Bakamla dalam memberantas narkoba di Tanah Air. Dia tidak ingin di saat kondisi pandemi Corona melanda, justru ada banyak uang yang beredar untuk jual-beli narkoba.

"Kita tidak bisa bayangkan di saat situasi negara kita dalam keadaan musibah pandemi ini, betapa banyaknya uang yang dijadikan untuk membeli ini dan menghancurkan generasi bangsa," kata Idham.

Selanjutnya
Halaman
1 2