Masih Pakai Kantong Plastik, Pedagang Pasar Tanah Abang: Belum Tahu Aturannya

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 12:12 WIB
Pemprov DKI Jakarta melarang penggunaan kantong plastik seklai pakai di mal hingga pasar. Larangan itu mulai diberlakukan pada 1 Juli 2020 mendatang.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Sejumlah pedagang baju di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat masih menggunakan kantong plastik meski dilarang. Para pedagang mengaku belum mengetahui aturan larangan penggunaan kantong plastik.

"Nggak (tahu adanya aturan larangan kantong plastik), kalau nggak dikasih kantong aneh aja gitu orang udah biasa soalnya. Ibu-ibu jarang bawa kantong sendiri," kata salah seorang pedagang, Wardah, Rabu (1/6/2020).

Wardah mengatakan tokonya akan mengikuti peraturan dari Pemprov DKI itu untuk kedepannya "Ngikutin aja nanti," ujar Wardah.

Pedagang lainnya, Tri, juga mengaku belum mengetahui soal larangan penggunaan plastik. Namun, Tri setuju dengan adanya aturan larangan penggunaan kantong plastik.

"Belum tahu, malah baru tahu ini. Sebenernya oke juga, tapi kan nggak semua orang setuju," ujar Tri

Tri mengaku pihaknya belum terbiasa jika tidak menggunakan plastik saat bertransaksi dengan pembeli. "Ya gimana ya, belum biasa jadi belum dijalanin. Ya gimana ya kita ikutin ini aja orang. Ada yang minta (plastik) ya kasih kalau memang orangnya sudah tahu ada yang dari rumah ke pasar ya nggak masalah sih," ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta melarang penggunaan kantong plastik seklai pakai di mal hingga pasar. Larangan itu mulai diberlakukan pada 1 Juli 2020 mendatang.Pemprov DKI Jakarta melarang penggunaan kantong plastik seklai pakai di mal hingga pasar. Larangan itu mulai diberlakukan pada 1 Juli 2020 mendatang. Foto: Rifkianto Nugroho

Lebih lanjut, Tri belum tahu apakah tokonya akan menyediakan tas belanjaan yang ramah lingkungan atau tidak. Namun dia masih akan tetap menggunakan plastik dan mengikuti situasi yang berjalan.

"Belum tahu, kan lihat sikon juga kayaknya sih nggak tetap kayak gini aja," imbuhnya.

Untuk diketahui, kantong belanja plastik mulai 1 Juli 2020 dilarang digunakan di DKI Jakarta. Larangan ini tertuang di Pergub Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat. Pergub ini diteken Anies pada 27 Desember 2019 dan diundangkan pada 31 Desember 2019.

Yang dimaksud dengan kantong belanja plastik sekali pakai adalah kantong belanja dengan pegangan tangan yang digunakan sebagai wadah untuk mengangkat barang; terbuat dari bahan dasar plastik, polimer thermoplastic, lateks, polyethylene, thermoplastik synthetic polymeric atau bahan sejenis lainnya. Kantong plastik sekali pakai ini umum disebut sebagai kantong plastik kresek.

Namun, Pergub ini masih mengizinkan mal, swalayan, hingga pasar menyediakan plastik kemasan sekali pakai untuk mewadahi bahan pangan yang belum dibungkus apapun. Jika ada bahan pengganti, maka penggunaan kantong kemasan plastik sekali pakai dihentikan.

(isa/isa)