Banyak Siswa Tersingkir, Kuota PPDB DKI Zonasi Ditambah lewat 'Bina RW'

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 14:35 WIB
Jumpa pers Disdik DKI tentang PPDB Jakarta (Rahel/detikcom)
Foto: Kadisdik DKI Nahdiana berkerdung oranye (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Ada kabar baik untuk peserta didik baru yang rumahnya dekat dengan sekolah tapi tidak diterima di pendaftaran peserta didik baru (PPDB) DKI Jakarta. Sebab, Pemprov DKI kini membuka jalur zonasi bina RW.

"Setelah kami berkoordinasi, dan kami juga mengakomodir tingginya minat masyarakat untuk sekolah negeri di mana ada siswa berada dengan 1 RW dengan sekolahnya belum dapat diterima. Maka hari ini kami mengumumkan, bahwa Pemprov DKI Jakarta membuka jalur yang namanya jalur zonasi untuk bina RW sekolah, tentunya dengan kami tambahkan kuota untuk menaikkan rasio di setiap kelasnya dari 36 menjadi 40," ujar Kadisdik DKI, Nahdiana dalam diskusi telekonferensi, Selasa (30/6/2020).

Dia memastikan pihak Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan Kemendikbud. Nahdiana mengatakan Kemendikbud juga sudah mengizinkan terkait penambahan kuota.

"Kami tentua berkoordinasi kepada Kemendikbud sebelum kami memutuskan ini, kami minta diizinkan untuk menambah kuota karena memang banyaknya minat masyarakat yang tinggi untuk ini," jelasnya.

Nahdiana menjelaskan jalur zonasi bina RW ini akan dibuka pada 4 Juli 2020 mendatang. Jalur ini khusus untuk calon siswa yang tinggal satu RW dengan sekolah.

"Iya untuk anak-anak tinggal di satu RW dengan sekolah, ini akan kami buka di tanggal 4 Juli, dan lapor diri pada tanggal 6 Juli," ungkapnya.

Tonton video 'Sebut DKI Langgar Kuota, KPAI Minta Ada PPDB Zonasi Tahap 2':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2