ADVERTISEMENT

Curhat Siswa yang Terganjal Usia di PPDB DKI: Sempat Gelisah dan Stres

WIlda Hayatin Nufus - detikNews
Minggu, 28 Jun 2020 11:35 WIB
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jalur Zonasi untuk SMP dan SMA hari ini. SMAN 34 Jakarta menjadi sekolah favorit yang diserbu warga.
Ilustrasi (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Usia menjadi ganjalan bagi sejumlah siswa yang hendak melanjutkan jenjang pendidikan ke sekolah negeri di DKI Jakarta. Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jakarta di jalur zonasi memprioritaskan siswa yang lebih tua.

Dengan demikian, banyak siswa yang harus gigit jari karena kalah bersaing usia. Salah satunya Kenneth Brian (15), siswa asal Gandaria Utara, Jakarta Selatan.

Kenneth mengaku sempat gelisah dan stres karena tidak bisa masuk ke SMA negeri yang ia inginkan lewat jalur zonasi. Namun ia berbesar hati dan akan mencoba ke jalur prestasi.

"Iya sempat sih gelisah kemarin, pas kemarin sempat daftar terus nyatanya tidak keterima. Sempat stres, tapi ya kuatin hati aja, pasti masih ada jalan di prestasi," kata Kenneth saat dihubungi, Jumat, (26/6/2020).

Kenneth saat ini berumur 15 tahun 18 hari. Namun pesaingnya telah ia lihat rata-rata paling tua berusia sekitar 17 tahun.

"Kalau nggak salah 17 tahun," katanya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT