Penanganan Kasus Narkoba ASN Bea Cukai Dipertanyakan, Ini Kata Kapolres Jakpus

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 20:05 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memusnahkan narkoba hasil pengungkapan selama kurun waktu 6 bulan. Beberapa jenis narkoba dimusnahkan, seperti sabu dan ekstasi. Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, Senin (18/2/2019).
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Komisi III DPR RI mempertanyakan penanganan kasus narkoba yang melibatkan Agus Purnady, Kepala Pangkalan Bea-Cukai Tanjung Priok. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menegaskan pihaknya profesional dalam menangani perkara tersebut.

"Kita profesional saja," ujar Kapolres Jakpus Kombes Heru Novianto saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/6/2020).

Polres Jakarta Pusat dinilai lamban dan tidak transparan serta pandang bulu dalam menangani kasus ini. Menjawab hal itu, Heru mengatakan kasus ini akan segera dirilis bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

"Nanti sama Kabid Humas ya kita bareng-bareng," ujar Heru.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR Herman Herry mempertanyakan penanganan kasus narkoba yang melibatkan Agus Purnady di Polres Jakarta Pusat yang terkesan lamban.

"Saya sebagai Ketua Komisi III dalam beberapa kesempatan selalu memberikan dukungan penuh terhadap usaha-usaha Polri dalam memberantas narkoba. Tapi saya melihat dalam kasus ini, banyak kejanggalan-kejanggalan, sehingga menyebabkan publik bertanya-bertanya terhadap lambannya Polres Jakarta Pusat dalam menyelidiki kasus ini," ujar Ketua Komisi III DPR Herman Herry dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (27/6/2020).

Herman Herry meminta polisi tegas dan tidak pandang bulu dalam mengusut kasus narkoba yang melibatkan pejabat Bea-Cukai ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2