Round-Up

Kisah Zumi Zola: Dibui Kasus Ketok Palu APBD Jambi, Digugat Cerai Istri

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 10:52 WIB
Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Zumi terbukti bersalah menerima gratifikasi serta memberi suap.
Zumi Zola (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jambi -

Mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola, menjadi sorotan usai istrinya, Sherrin Tharia, mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama. Zumi Zola sendiri saat ini berstatus narapidana kasus korupsi.

Zumi Zola divonis bersalah dalam kasus suap terkait APBD Jambi dan gratifikasi oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Kamis (6/12/2018). Dia dijatuhi hukuman 6 tahun penjara hingga pencabutan hak politik.

Setelah vonis dibacakan, pihak Zumi Zola dan KPK tidak melakukan upaya hukum lanjutan alias banding hingga putusan berkekuatan hukum tetap. Zumi Zola pun dieksekusi ke Lapas Sukamiskin untuk menjalani masa hukuman pada Jumat (14/12/2018).

Setelah setahun lebih menjalani hukuman, kabar mengejutkan datang dari kehidupan pribadi Zumi Zola. Istrinya, Sherrin, ternyata menggugat cerai Zumi Zola ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Berikut ini kisah Zumi Zola, mulai dari divonis bersalah hingga digugat cerai sang istri:

1. Divonis 6 Tahun Penjara

Zumi Zola divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Dia terbukti bersalah menerima gratifikasi serta memberi suap.

"Menyatakan terdakwa Zumi Zola telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata ketua majelis hakim Yanto saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

Hakim menyebut Zumi Zola menerima uang gratifikasi dibantu orang kepercayaan, yaitu Apif Firmansyah, Asrul Pandapotan Sihotang, dan Arfan. Gratifikasi itu diterima Zumi saat menjabat Gubernur Jambi periode 2016-2021.

Total gratifikasi yang diterima Zumi Zola adalah Rp 37.477.000.000, USD 173.300, SGD 100.000 dan satu unit Toyota Alphard. Gratifikasi tersebut berasal rekanan atau pengusaha.

Zumi Zola diyakini hakim telah memberikan suap alias uang ketok palu Rp 16,4 miliar kepada 53 anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Pemberian suap itu agar DPRD Jambi menyetujui Raperda APBD tahun anggaran 2017 dan tahun anggaran 2018 menjadi Perda APBD 2017 dan 2018.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3