Dua Terdakwa Kasus Korupsi Rp 37,8 T PT TPPI Divonis 4 Tahun Penjara

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 17:16 WIB
Sidang putusan Raden Priyono dan Djoko Harsono, dn PN Tipikor Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020).
Foto: Sidang putusan Raden Priyono dan Djoko Harsono. (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta -

Dua terdakwa kasus korupsi kondensat migas PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI) senilai USD 2,7 miliar (setara Rp 37,8 triliun), Raden Priyono dan Djoko Harsono divonis 4 tahun penjara. Raden dan Djoko dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

"Menyatakan terdakwa I Raden Priyono dan terdakwa II Djoko Harsono telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan subsider penuntut umum. Menghukum terdakwa I Raden Priyono dan terdakwa II Djoko Harsono dengan pidana penjara masing-masing selama 4 tahun," kata hakim ketua, Rosmina saat membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Senin (22/6/2020).


Tak hanya hukuman pidana yang dijatuhi kepada Raden dan Djoko. Majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan kepada keduanya.

"Dan pada para terdakwa dibebankan untuk membayar denda sejumlah Rp 200 juta," ujarnya.

Raden, yang merupakan mantan Kepala BP Migas, dan Djoko dinyatakan melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP.

Kasus ini bermula saat BUMN PT TPPI limbung diterpa krisis 1998. Setelah itu, perusahaan itu dibantu bangkit oleh pemerintah.


Puncaknya, PT TPPI mengalami kesulitan keuangan pada 2008. Sebab, harga bahan baku sangat mahal, namun harga jual sangat murah. Alhasil, PT TPPI merugi.

Untuk menyelamatkan PT TPPI, Wapres Jusuf Kalla (JK) melakukan rapat dengan petinggi migas di Indonesia. Hasilnya JK meminta PT TPPI diselamatkan.

Setelah itu, BP Migas menindaklanjuti arahan tersebut dengan menyuntik USD 2,7 miliar. Belakangan, tindakan penyelamatan TPPI bermasalah. Kasus ini kemudian diusut Mabes Polri sejak 2015 saat posisi Kabareskrim dijabat Komjen Budi Waseso.

Tonton juga video 'Buron 1 Tahun, Koruptor Dana Desa Rp 1,2 Miliar Ditangkap':

(abw/zak)