Hakim Perkara Aulia Kesuma Dipromosikan Jadi Hakim Tinggi

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 13:53 WIB
Hakim tunggal Achmad Guntur menolak permohonan praperadilan yang diajukan Kivlan Zen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019). Hakim menyatakan status tersangka Kivlan sah.
Foto: Hakim Achmad Guntur. (Lamhot Aritonang/detikcom).
Jakarta -

Hakim perkara Aulia Kesuma, Achmad Guntur dipromosikan menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Mataram. Guntur sebelumnya merupakan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) sekaligus menjabat humas PN Jaksel.

"Saya informasikan bahwa sejak hari ini Senin, 22 Juni 2020 saya tidak lagi sebagai Humas PN Jaksel, karena saya dipromosi sebagai Hakim Tinggi di Mataram," kata Guntur dalam keterangannya, Senin (22/6/2020).

Guntur akan dilantik sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Mataram pada Rabu 24 Juni mendatang. Sementara itu jabatan Humas PN Jaksel akan diemban Hakim Suharno.

"Mohon doa restu, saya akan dilantik sebagai Hakim Tinggi Mataram pada hari Rabu, 24 Juni 2020. Semoga diberikan kelancaran dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Selamat bekerja dan sehat selalu," ujar Guntur.

Achmad Guntur merupakan hakim anggota yang memutus bersalah Aulia Kesuma dan anak kandungnya, Geovanni Kelvin. Aulia merupakan otak dari pembunuhan berencana terhadap suaminya, Edi Candra Purnama alias Pupung, dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana.

Aulia dan anaknya Kelvin dijatuhi vonis hukuman pidana mati. Selain itu, Guntur juga pernah menolak permohonan praperadilan yang diajukan Kivlan Zen.

Adapun perkara lain yang pernah disidangkannya, Guntur juga pernah sebagai hakim anggota yang memutus Roro Fitria 4 tahun penjara dalam kasus narkoba. Selain itu Guntur juga merupakan hakim ketua dalam kasus sopir taksi online, Ari Darmawan yang divonis 2,5 tahun penjara terkait kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Tonton video 'Aulia Kesuma Divonis Mati, Kuasa Hukum Anggap Terlalu Sadis':

(yld/elz)