Round-Up

500 TKA China Akan Datang ke Sultra, Kantor Bupati Digeruduk Mahasiswa

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 20 Jun 2020 07:31 WIB
Massa mahasiswa di Konawe, Sultra menggeruduk kantor bupati menolak kedatangan 500 TKA asal China (dok. Istimewa).
Foto: Massa mahasiswa di Konawe, Sultra menggeruduk kantor bupati menolak kedatangan 500 TKA asal China (dok. Istimewa).

Kedatangan 500 TKA ini awalnya ditolak oleh Pemprov dan DPRD Sultra. Suasana kebatinan masyarakat setempat menjadi pertimbangan utama.

"Meskipun rencana kedatangan TKA tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat dan sudah melalui mekanisme protokol COVID-19, namun suasana kebatinan masyarakat di daerah belum ingin menerima kedatangan TKA," ujar Gubernur Sultra Ali Mazi di Kendari, seperti dilansir Antara, Rabu (29/4).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sultra Muhammad Endang menegaskan semua pimpinan DPRD siap membuat pernyataan resmi yang ikut ditandatangani Gubernur dan Forkopimda Sultra, guna meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan kebijakan tersebut.

"Kami akan menggelar sidang paripurna untuk mengirim surat ke Presiden agar membatalkan rencana kebijakan izin kedatangan 500 TKA tersebut," ujar Muh Endang yang juga politisi Partai Demokrat Sultra itu.

Namun sikap Pemprov Sultra berubah. Kini Gubernur Sultra Ali Mazi mengizinkan 500 TKA asal China masuk ke wilayahnya.

"Karena mereka menggunakan produk dari China, bahasanya China. Semua kita kan ndak bisa dan satu tenaga kerja asing itu di-backup lima sampai tujuh orang kita (pekerja lokal)," kata Ali Mazi di Kendari, seperti dilansir Antara, Selasa (16/6).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4