Kapasitas Cukup, Masjid Al-Azhar dan Sunda Kelapa Tak Salat Jumat Ganjil Genap

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 10:20 WIB
Masjid Agung Sunda Kelapa gelar salat Jumat perdana sejak PSBB
Masjid Agung Sunda Kelapa saat menggelar salat Jumat perdana sejak PSBB. (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, tidak akan menerapkan salat Jumat dua gelombang seperti edaran dari Dewan Masjid Indonesia (DMI). Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, juga tidak akan menerapkan edaran itu.

"Tidak (salat Jumat 2 gelombang) karena kami punya lahan yang cukup," ujar Kabag Umum dan Operasional Masjid Agung Sunda Kelapa Laode Basir saat dihubungi, Kamis (18/6/2020).

Laode mengatakan sebelum pandemi virus Corona, Masjid Sunda Kelapa menampung jemaah hingga 2.000 orang. Namun, saat menerapkan protokol kesehatan, Masjid Sunda Kelapa memanfaatkan pelataran masjid hingga taman sebagai area tambahan.

"Memang dari kapasitas awal, 3 ruangan yang biasa dipakai untuk salat Jumat; RIU, aula dan Serambi Jayakarta, kapasitasnya 2.000-an jemaah. Karena COVID-19 (jaga jarak), kapasitasnya tinggal 40% atau hanya kisaran 800-an jemaah," jelasnya.

"Tapi kami siasati dengan tambahan lahan; pelataran depan, lapangan futsal, taman, dan taman bermain. Tiga lahan tersebut mampu menampung 1.000-an jemaah, sehingga ditotal bisa menampung hampir 2.000 juga," imbuhnya.

Tonton video 'Fatwa MUI soal Salat Berjamaah dan Jumatan Jelang New Normal':