Kasus Suap Eks Kalapas Sukamiskin, KPK Panggil Karutan Makassar

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 11 Jun 2020 11:10 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Penyidik KPK memanggil Kepala Rutan (Karutan) Klas I Makassar, Sulistyadi terkait kasus dugaan suap eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein. Sulistyadi bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Rahadian Azhar (RAZ).

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka RAZ" kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (11/6/2020).

Dalam kasus ini, ada lima tersangka baru yang ditetapkan KPK dalam kasus dugaan suap terkait pemberian fasilitas di Lapas Sukamiskin. Penetapan para tersangka itu dilakukan dari hasil pengembangan OTT terhadap eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein pada 2018.

Kelima tersangka ini, yaitu mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein (WH) dan mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko (DHA) sebagai penerima; sedangkan napi kasus korupsi, yaitu Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (TCW); mantan Bupati Bangkalan yang juga napi korupsi Fuad Amin (FA) (status tersangka gugur karena Fuad wafat dalam proses penyidikan); serta Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi, Rahadian Azhar (RAZ), ditetapkan sebagai pemberi.

Rahadian Azhar, yang merupakan Dirut PT Glori Karsa Abadi, diduga memberi suap ke Wahid. Dugaan suap ini berawal dari permintaan Wahid kepada Rahadian, yang merupakan pengusaha mitra Lapas Sukamiskin, untuk mencarikan mobil pengganti serta meminta Rahadian membeli mobil milikinya senilai Rp 200 juta.

"Atas permintaan tersebut, RAZ menyanggupi untuk membeli mobil Mitsubishi Pajero Sport Hitam senilai sekitar Rp 500 juta untuk WH. Ia juga menyanggupi membeli Toyota Innova milik WH," ujar Wakil Ketua KPK saat itu, Basaria Pandjaitan, dalam konferensi pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (16/10).

Rahadian kemudian disebut menyampaikan agar Wahid membayar cicilan mobil Pajero Sport itu senilai Rp 14 juta per bulan. Namun Wahid keberatan sehingga Rahadian menyanggupi untuk membayar cicilan. Rahadian juga ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu, Wawan diduga memberi suap dalam bentuk uang. Suap diduga berjumlah Rp 75 juta.

Simak video 'Terbukti Terima Suap, Eks Kalapas Sukamiskin Divonis 8 Tahun Bui':

(ibh/mae)