Round-Up

Nowicki Berlayar untuk Bertualang, di Laut Sumatera Dia Dapat Cerita Panjang

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 07 Jun 2020 07:19 WIB
Pelaut asal Australia, Tadeusz Nowicki, yang jadi korban begal di laut Sumsel dalam kondisi sehat (dok. Istimewa)
Foto: Pelaut asal Australia, Tadeusz Nowicki, yang jadi korban begal di laut Sumsel dalam kondisi sehat (dok. Istimewa)
Jakarta -

Tadeusz Nowicki berlayar dari Australia menuju Jakarta. Seorang diri, dia kemudikan yacht krem-cokelat miliknya mengarungi Samudera Hindia.

Di usia 70 tahun dia jalani hari-harinya di tengah lautan. Dari arah Australia, dia putari Pulau Sumatera hingga masuk ke Selat Malaka dan berlabuh di Batam, Kepulauan Riau.

Setelah itu dia hendak melanjutkan pelayarannya menuju ibu kota Indonesia: Jakarta. Cerita panjang Nowicki di laut Sumatera dimulai.

Apa tujuan Nowicki ke Jakarta? "Mencari inspirasi, dia adventurer. Dia suka bertualang," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Jumat (29/5/2020).

Seorang pelaut asal Australia jadi korban pembegalan di perairan Sumsel. Dia dievakuasi dengan selamat di perairan Lampung (dok. Istimewa)Kapal yacht Hoopla yang dikemudikan Nowicki dari Australia untuk menuju Jakarta (dok. Istimewa)

Jumat (22/5) tengah malam di perairan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Di tengah laut saat gelap gulita, kapal pesiar pribadinya kedatangan tamu tak diundang. Sejumlah orang naik ke kapalnya dan mengangkut barang-barang.

"Diduga pelaku 2 kapal, ada 10 orang. Empat orang pakai senpi," ujar Kombes Pandra.

Sejumlah barang yang dicuri di antaranya uang AUD 700, GPS dan alat navigasi, ponsel, bahan bakar minyak (BBM), dokumen kapal dan paspor, makanan, alat masak, kemudi kapal/setir kapal, dinamo starter, serta aki. Praktis kapal Nowicki tak bisa lagi melaju.

Nowicki tak dicelakakan para pelaku. Pria itu lalu menekan tombol alat keselamatan pelayaran emergency position indicating radio beacon (EPIRB). Sinyal darurat tersebut lalu diterima International Maritime Organization (IMO) dan diteruskan kepada Kedubes Australia di Jakarta.

Pelaut asal Australia, Tadeusz Nowicki, yang jadi korban begal di laut Sumsel dalam kondisi sehat (dok. Istimewa)Nowicki berterima kasih kepada aparat RI yang memperlakukannya dengan baik (dok. Istimewa)

"Kemudian pihak Kedubes Australia meneruskan info tersebut kepada instansi terkait, termasuk Polri yang kemudian anggota Ditpolair Polda Lampung bersama Polres Tulang Bawang menggunakan kapal polisi nomor lambung 2001 bergerak menuju titik koordinat di mana korban berada," kata Pandra.

Polisi bergerak bersama KPLP, Tim Satgas COVID-19, dan Basarnas Lampung mendatangi kapal bernama Hoopla. Kadeus ditemukan telah berada di perairan Tulang Bawang, Lampung. Setelah dicek kesehatan, Nowicki dibawa sedikit ke tepi perairan.

Di sini, selama 2 pekan Nowicki tidak ke mana-mana. Barangkali, ini momen 2 pekan paling lama yang dilalui dalam hidupnya. Nowicki hanya di laut, di atas yacht Hoopla-nya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3