Round-Up

Sorotan DPRD DKI Saat Anies Klaim Penularan Corona di Jakarta Turun Drastis Sebelum PSBB

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 19:41 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan didampingi Wagub Riza Patria saat memberikan pesan untuk seluruh ASN di Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Tangkapan Layar)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim angka penularan Corona di Jakarta turun drastis sebelum pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Anggota DPRD DKI Jakarta angkat suara.

"Pertama ini status Rt per hari ini, 0,99, tapi kita ini bergerak agak panjang di bulan Maret, angka (Rt) kita sekitar 4. Kemudian kita melakukan pembatasan, penutupan sekolah, tempat wisata, car free day, kantor-kantor, panggilan untuk kerja di rumah dimulai di pertengahan Maret ini," ujar Anies saat menjelaskan Rt di Jakarta yang disiarkan akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6).

"16 Maret sekolah tutup, work from home dimulai, seluruh fasilitas-fasilitas publik tutup, itu 16 Maret," sambungnya.

Anies lalu menjelaskan apa yang terjadi dengan ditutupnya kegiatan warga di sejumlah sektor tersebut. Dia mengatakan terjadi penurunan drastis sebelum dilakukan PSBB di Jakarta.

"Dan apa yang terjadi? Mengalami penurunan yang sangat drastis. Ini dilakukan sebelum PSBB. Jadi, ketika PSBB tahap pertama dimulai pada tanggal 10 April, kemudian tahap kedua juga kita teruskan, angka yang paling drastis turunnya adalah di masa bulan Maret dan April, ini artinya kerja seluruh penduduk Jakarta," ucap Anies.

Atas klaim Anies, sejumlah anggota Dewan menanggapinya. Anies dinilai membanding-bandingkan keberhasilan kebijakan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Tonton juga 'Alasan Anies Tak Pakai Istilah New Normal di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]

Berikut sorotan DPRD DKI saat Anies klaim angka penularan Corona di Jakarta turun drastis sebelum PSBB:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4