PSBB Proporsional Bekasi, Ini Usaha yang Boleh Buka dengan Aturan Ketat

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 13:01 WIB
Bioskop di Aukland melakukan persiapan untuk kembali dibuka setelah Selandia Baru melakukan pelonggaran pembatasan COVID-19.
Ilustrasi Bioskop (Getty Images/Fiona Goodall)
Bekasi -

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional di Kota Bekasi dimulai hari ini. Pemerintah Kota Bekasi mengizinkan bioskop dan sejumlah tempat pariwisata hingga kelab malam beroperasi, namun dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dengan nomor 556/598-SET.COVID-19. Surat edaran ini ditandatangani Wali Kota Bekasi sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

"(Tempat hiburan malam dan bioskop) Diperbolehkan melakukan operasional dengan syarat telah memenuhi protokol kesehatan," pernyataan Rahmat Effendi dalam surat edaran seperti yang dilihat detikcom, Jumat (5/6/2020).

Pengunjung bioskop dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas normal. Lalu pengelola bioskop wajib melakukan rapid test kepada karyawan sekurang-kurangnya 20 persen dari total keseluruhan pegawai. Selain itu, pihak bioskop wajib menyediakan fasilitas cuci tangan hingga hand sanitizer.

"(Pihak bioskop) Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mencantumkan tulisan atau gambar di tempat yang mudah dilihat sebagai media pengingat bagi karyawan dan pengunjung," kata Rahmat.

Para karyawan diwajibkan mengenakan masker dengan menerapkan jaga jarak sejauh 1,2 meter.

Kabag Humas Pemkot Bekasi Sayekti Rubiah mengatakan ketentuan ini mulai berlaku pada hari ini, di mana di saat yang bersamaan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional Kota Bekasi dimulai.

"Di kepwal (Keputusan Wali Kota) aja mengacunya (5 Juni)," kata Sayekti.

Simak video 'RK Tetapkan Adaptasi New Normal di Bekasi, Tapi Ada Syaratnya':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2