Round-Up

Protes Bupati Bogor Gegara Warga DKI Serbu Puncak Saat Pandemi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 22:29 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin (Sachril-detik)
Bupati Bogor Ade Yasin (Sachril/detikcom)
Bogor -

Bupati Bogor Ade Yasin geram karena warga DKI Jakarta memadati kawasan Puncak di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ade meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penyekatan ke masyarakatnya.

"Ya itu, seperti itu. Kita minta gitu. Jadi serbuan kendaraan pelat B ke Bogor tolong, saya minta bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI untuk tidak banyak (masyarakat Jakarta) yang ngoncor ke sini (Bogor)," kata Ade Yasin di Pendapa Bupati Bogor Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (3/6/2020).

Video kawasan Puncak dipadati warga pada hari libur akhir pekan sempat viral di media sosial. Menurut Camat Cisarua Deni Humaedi, peristiwa itu terjadi pada Minggu siang (31/5). Dedi menyebut saat itu kendaraan pelat B mendominasi kawasan tersebut.

Kembali ke Bupati Bogor. Ade pun tak terima jika pihaknya disalahkan atas kepadatan di kawasan Puncak saat itu.

"Kita yang diserbu, kita juga yang disalahin. Masing-masing jagalah wilayahnya, gitu," sesal Ade.

Ade mengaku bahwa pihaknya telah melakukan tindakan tegas dengan memutar balik kendaraan pelat B yang berada di Puncak. Namun, sebut dia, tidak semua kendaraan yang berasal dari Jakarta dapat diputar balik karena jumlah personel di lapangan terbatas.

"Bayangkan, harus menghadang ribuan motor, sementara petugas sedikit. Nah ini yang menjadi kendala. Akhirnya banyak yang lolos naik ke Puncak, apalagi lewat jalan-jalan tikus, semua jalan juga bisa. Puncak kewalahan. Kenapa mereka (warga Jakarta) bisa lolos? Gitu lho. Kan kita sedang PSBB juga," papar Ade.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2