Pria Hina Nabi di Simalungun Dijerat Pasal Penodaan Agama-Ditahan Polisi

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 17:28 WIB
poster
Ilustrasi media sosial (Edi Wahyono/detikcom)
Simalungun -

Polisi telah menetapkan pria asal Simalungun, Gernal Lundu Nainggolan alias Bang Cuek, sebagai tersangka usai diduga membuat posting-an yang dinilai menghina Nabi Muhammad. Dia kini telah ditahan oleh polisi.

"Tanggal 23 Mei 2020 telah dilakukan penahanan terhadap GLN," kata Kasubbag Humas Polres Simalungun, AKP Lukman Hakim Sembiring, Rabu (3/6/2020).

Gernal dijerat pasal terkait ujaran kebencian berdasarkan SARA, yakni Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) UU 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau pasal penodaan agama, yakni pasal 156a KUHP. Polisi menyebut ada tiga posting-an yang menyebabkan Gernal dijerat sebagai tersangka.

"Posting-an di akun Facebook miliknya," ucap Lukman.

Kasus ini sendiri berawal dari posting-an Gernal lewat akun Facebook-nya. Dalam posting-annya, Gernal menulis kalimat yang dinilai menghina Nabi Muhammad hingga Habib Bahar.

Polisi kemudian mengamankan Gernal berdasarkan laporan nomor LP/42/V/2020/SU/Simal-Dagang pada Kamis (21/5). Gernal sempat dibawa ke Kantor Camat Perdagangan untuk dimintai klarifikasi dan disebut sudah mengakui perbuatannya.

"Telah dilakukan klarifikasi atas posting-an penistaan agama tersebut di Kantor Camat Perdagangan dan diakui oleh terlapor," ucap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (22/5).

Ada tiga posting-an pada kolom komentar Facebook yang diduga ditulis Gernal dan dinilai berisi penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Antara lain, 'Nabi Muhammad tukang s**i', 'Apalah yang kalian banggakan dari Muhammad si ** ** itu' dan 'Habib Bahar itu adalah ustad sampah tikus'.

Tonton juga video 'Ricuh Postingan Hina Nabi Muhammad, Polisi Tembak Mati 4 Orang':

(haf/tor)