Banding Ditolak, Sopir Kivlan Zen Dihukum 1 Tahun Penjara

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 11:25 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi palu hakim. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Permohonan banding sopir Kivlan Zen, Azwarmi (44), ditolak Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Alhasil, Azwarmi tetap dihukum 1 tahun penjara karena terbukti menguasai dan membawa senjata api tanpa izin.

Hal itu terungkap dalam berkas putusan PT Jakarta yang dilansir di situsnya, Selasa (26/5/2020). Azwarmi disebut menerima senjata api laras pendek jenis Mayer warna hitam kaliber 22 dari Kurniawan pada 6 Maret 2019. Senjata api itu untuk menjaga Kivlan Zen.

Pada 13 Maret 2019, Azwarmi meminta peluru sebanyak 3 butir ke Kurniawan. Azwarmi kemudian mengokangnya untuk memastikan senjata api itu masih bisa dipakai atau tidak. Setelah itu, senjata api tersebut digadaikan kepada Yuda sebesar Rp 5 juta.

Pada 21 Mei 2019, tim Polda Metro Jaya menggeledah rumah Yuda dan menemukan senjata api itu. Sejumlah anggota Polri kemudian menangkap Azwarmi di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta. Azwarmi kemudian diproses secara hukum.

Pada 19 Maret 2020, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) memutuskan Azwarmi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara tanpa hak, menguasai, membawa, sesuatu senjata api atau bahan peledak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. PN Jakpus menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara kepada Azwarmi.

Atas hal itu, jaksa mengajukan banding meminta Azwarmi dihukum 2 tahun penjara. Adapun Azwarmi juga mengajukan banding dengan harapan bebas. Sebab, ia mengaku tidak pernah menerima, menguasai, menyimpan, atau memiliki senjata api laras pendek jenis Meyer kaliber 22 mm.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2