Hujat-Ancam Tembak Polisi, Pelajar di NTB Gabung Geng Liar dan Simpan Senpi

Faruk - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 12:29 WIB
Polres Dompu menangkap 2 orang lain terkait kasus pelajar F menyebarkan hate speech dan mengancam menembak polisi (dok. Istimewa)
Polres Dompu menangkap dua orang lain terkait kasus pelajar F menyebarkan hate speech dan mengancam menembak polisi. (Foto: dok. Istimewa)
Dompu -

Pelajar F (17) diamankan Polres Dompu karena menebar ujaran kebencian dan mengancam institusi Polri di media sosial Facebook (FB). Terungkap, ternyata F menyimpan dan memiliki senjata api (senpi) rakitan.

"Pada saat pelaku meng-upload statusnya tersebut, pelaku memegang senpi rakitan," ungkap Paur Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah kepada wartawan, Senin (25/5/2020).

Polisi pun langsung menelusuri asal muasal F mendapatkan senpi tersebut. Alhasil, selain mengamankan F, polisi mengamankan AR dan JU.

"Setelah dilakukan interogasi, F mengaku bahwa senpi rakitan tersebut milik temannya AR. AR ditangkap di rumahnya dan mengaku senpi tersebut milik orang tuanya, JU," ujarnya.

Aparat Polres Dompu menangkap pelajar yang menebar ujaran kebencian dan ancaman kepada Polri via Facebook (dok. Istimewa)

Tonton juga video Polisi Ditembak Kelompok Sipil Bersenjata di Poso:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2