Round-Up

Beragam Cerita Dewasa yang Picu Zuraida Bunuh Suaminya

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Mei 2020 04:05 WIB
Sidang kasus hakim Jamaluddin (Datuk Haris Molana-detikcom)
Foto: Sidang kasus hakim Jamaluddin (Datuk Haris Molana-detikcom)

Dia pun membenarkan kalau dirinya dan Zuraida sempat berhubungan intim. Jefri menyebut hal tersebut setidaknya pernah mereka lakukan sebanyak lima kali.

"Setelah saya cerai sama istri saya. Berapa kalinya itu kurang-lebih lima kali," ucap Jefri.

"Setelah kamu melakukan hubungan suami-istri dengan ZH, bagaimana perasaan kamu sendiri kepada ZH?" tanya pengacara.

"Sayang, Pak," tuturnya.

Dia mengaku bahwa perasaan sayang tersebut menjadi salah satu pemicu dirinya mau membunuh Jamaluddin. Selain itu, dia tergiur janji Zuraida memberikan rumah, mobil, dan kantor pengacara jika mereka menikah setelah Jamaluddin tewas.

"Saya sayang sama dia, dijanjikan menikah dan kantor, rumah, mobil. Itu, Pak," ucapnya.

Hakim kemudian menyela dan bertanya ke Jefri soal berapa kali dia dan Zuraida melakukan hubungan suami-istri di mobil. Jefri mengaku hal itu dilakukan dua kali.

"Seingat saya dua kali," ujar Jefri.

Hakim sebelumnya juga sempat menyinggung soal hubungan Jefri dengan Zuraida saat memeriksa Zuraida sebagai saksi pada Jumat (15/5). Hakim menyebut keduanya pernah melakukan hubungan intim dan hal tersebut tak ditepis Zuraida.

"Kenapa harus terjadi hubungan pribadi, mohon maaf, sampai berhubungan suami-istri?" tanya hakim ke Zuraida.

"Begini, Yang Mulia, dari pertama saya menikah, sejak saya hamil, dia (Jamaluddin) bawa perempuan lain," jawab Zuraida.

"Apakah pacaran dengan Jefri ini sebagai balas dendam?" ujar hakim lagi.

"Belum bisa mengimbangi, Yang Mulia," ucap Zuraida.

Masih pada persidangan pekan lalu, hakim juga sempat bertanya ke Jefri soal 'nyangkul' di mobil bareng Zuraida. "Saudara pernah 'nyangkul' sama Zuraida di dalam mobil?" tanya hakim.

"Pernah, di daerah Johor," tutur Jefri.

Ada tiga terdakwa dalam kasus ini, yakni Zuraida, Jefri Pratama dan Reza Fahlevi. Ketiga orang tersebut didakwa dengan pasal pembunuhan berencana. Zuraida, Jefri, dan Reza dijerat dengan Pasal 340 atau 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 dan 2 KUHP meski didakwa dalam berkas berbeda.

Halaman

(haf/haf)