Luapan Kesal Zuraida Disebut Jamaluddin 'Bisa Dicicipi' di Depan Eksekutor

Datuk Haris Molana - detikNews
Sabtu, 16 Mei 2020 10:17 WIB
3 terdakwa kasus pembunuhan Hakim Jamaluddin pakai APD.
Sidang kasus pembunuhan hakim Jamaluddin (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Zuraida Hanum, istri sekaligus terdakwa kasus pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin, meluapkan kekesalannya soal mendiang suaminya itu. Dia menuding Jamaluddin pernah menyebut dirinya 'bisa dicicipi' di depan Jefri Pratama, yang kini juga menjadi terdakwa lain di kasus ini.

Luapan sakit hati tersebut disampaikan Zuraida saat diperiksa menjadi saksi untuk terdakwa lainnya di PN Medan, Jumat (15/5/2020). Hakim awalnya bertanya soal apakah Jamaluddin mengetahui bahwa Zuraida berteman dengan terdakwa lainnya, Jefri Pratama.

"Apakah Jamal tahu kalau Saudara berteman dengan Jefri?" tanya hakim.

"Tahu, Yang Mulia," ucap Zuraida.

Hakim pun bertanya apa tanggapan Jamaluddin soal pertemanan Zuraida dengan Jefri. Zuraida lalu menjawab, mendiang suaminya itu pernah bicara soal dirinya 'bisa dicicipi siapa pun'.

"Dia bilang di depan Jefri, istri boleh di kita, siapa pun boleh mencicipi, sakit hati saya. Dia berucap itu di depan Jefri, di depan beberapa orang," tutur Zuraida.

"Apa sebab dia mengucap itu? Kan tentu nggak mungkin ada asap kalau nggak ada api?" tanya hakim.

"Saya tidak tahu, cuma saya sakit dengar itu. Karena sejauh ini dari pertama saya nikah saya berniat saya menjadi istri yang baik tanpa dekat dengan siapa pun," ucap Zuraida.

Tonton juga video Istri Hakim PN Medan Jadi Otak Pembunuhan Suaminya:

Hakim kemudian bertanya mengapa Zuraida tak memilih bercerai dengan Jamaluddin jika merasa sakit hati. Menurut Zuraida, Jamaluddin-lah yang tak mau bercerai.

"Dulu waktu di Padang saya pernah mau gugat cerai, sampai saya dia cekik. 'Saya pernah bercerai. Jangan coba-coba kau menggugat cerai saya. Saya seorang hakim, jangan kau permalukan saya'," ujar Zuraida.

Sebelumnya, hakim juga sempat bertanya soal hubungan Zuraida dengan Jefri. Zuraida mengatakan hubungannya dengan Jefri itu dipicu sakit hati dengan Jamaluddin.

"Kenapa harus terjadi hubungan pribadi, mohon maaf, sampai berhubungan suami-istri?" tanya hakim ke Zuraida.

"Begini, Yang Mulia, dari pertama saya menikah, sejak saya hamil, dia (Jamaluddin) bawa perempuan lain," jawab Zuraida.

"Apakah pacaran dengan Jefri ini sebagai balas dendam?" ujar hakim lagi.

"Belum bisa mengimbangi, Yang Mulia," ucap Zuraida.

Ada tiga terdakwa dalam kasus ini, yakni Zuraida, Jefri Pratama, dan Reza Fahlevi. Ketiga orang tersebut didakwa dengan pasal pembunuhan berencana. Zuraida, Jefri, dan Reza dijerat dengan Pasal 340 atau 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 dan 2 KUHP meski didakwa dalam berkas berbeda.

(haf/idh)