Kemensos Pastikan Dampingi ABG 'Slenderman' Selama Proses Hukum: Fisiknya Sehat

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 15 Mei 2020 08:33 WIB
Curhatan ABG pelaku pembunuhan di Sawah Besar soal ayahnya
Foto: Curhatan ABG pelaku pembunuhan di Sawah Besar soal ayahnya (Ilman Nafi'an/detikcom)
Jakarta -

NF (15), ABG 'slenderman' tersangka pembunuhan bocah di Sawah Besar, Jakarta Pusat, kini berada di Balai Anak 'Handayani' milik Kementerian Sosial (Kemensos). Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos RI Harry Hikmat memastikan pihaknya akan mendampingi NF selama menjalani proses hukum.

"Kalau kondisinya makin baik sekarang, psikologisnya, mentalnya, fisiknya dalam keadaan sehat. Sekarang ini dia juga sudah mampu berkomunikasi dengan baik, secara emosional juga tenang. Jadi, nggak ada yang di khawatirkan, termasuk kehamilannya juga diperiksa dalam keadaan terawat," kata Harry ketika dihubungi, Kamis (14/5/2020) malam.

Menurut Harry, proses hukum terhadap NF akan berjalan lama. Mengingat, sebut dia, NF bukan hanya sebagai pelaku pembunuhan, namun juga korban kekerasan seksual yang membuatnya hamil 14 minggu saat ini.

"Otomatis, karena pun sebenarnya itu titipan dari Rutan Pondok Bambu. Kan di sana nggak ada anak-anak, di titip ke Balai Anak Handayani Kemensos, sekaligus kita melakukan pendampingan. Ketika ada proses pemeriksaan pun para pekerja sosial tetap mendampingi anak tersebut," ujarnya.

"Sekaligus juga nanti diproses pengadilan. Selain dari petugas pembimbing kemasyarakatan, petugas sosial juga turun melakukan pendampingan. Kita harus kuatkan mental dari anak itu kan, karena dia bukan hanya menghadapi persidangan sebagai pelaku, tapi juga sebagai korban dari pemerkosaan," lanjut Harry.

Seperti diketahui, NF merupakan korban kekerasan seksual oleh 3 orang dewasa. Ketiganya itu adalah dua orang pamannya dan satu orang pacarnya.

"NF ini juga korban kekerasan seksual juga, ada 3 orang, di antaranya dua pamannya satu pacarnya, pacarnya sudah dewasa," kata Harry.

Simak juga video Ahli Jelaskan Ciri-ciri Kecenderungan Sifat Psikopat Pada Anak:

Selanjutnya
Halaman
1 2