ADVERTISEMENT

Roundup

Satpol PP Makassar Siap Santun Usai Gubernur Minta Maaf ke Warga

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 04:30 WIB
Puluhan Toko di Makassar Disemprot Air karena Nekat Buka Saat PSBB (Foto: Dok. Satpol PP)
Foto: Puluhan Toko di Makassar Disemprot Air karena Nekat Buka Saat PSBB (Foto: Dok. Satpol PP)Kasatpol PP Makassar Iman Hud saat memimpin penegakkan aturan PSBB di Makassar. (Foto: dok. Satpol PP Makassar).
Makassar -

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah harus meminta maaf ke warganya akibat aksi Satpol PP yang dinilai kebablasan dalam menegakkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Makassar. Usai permohonan maaf Nurdin itu, Satpol PP kini siap bersikap santun.

Kepala Satpol PP Makassar Iman Hud mengatakan pihaknya akan mengubah pola penegakan hukum bagi warga ataupun pihak yang bandel saat PSBB tahap kedua di Kota Makassar yang mulai berlaku Jumat (8/5) hingga Kamis (21/5) mendatang. Jika pada PSBB tahap pertama Satpol PP terkesan represif, kini akan lebih santun dan persuasif.

"Harus mengedepankan persuasif, lebih simpati begitu. Jadi kami akan mengubah sistemnya. Mungkin pada saat penertiban atau saat mengimbau, kami menggunakan Satpol PP perempuan lah supaya lebih humanis. Itu harapan Bapak Gubernur," kata Iman kepada detikcom di Makassar, Kamis (7/5/2020).

Personel Satpol PP wanita dinilai lebih tepat untuk memahamkan aturan PSBB bagi warga yang kedapatan melanggar aturan PSBB. "Jadi mungkin kami gunakan Satpol PP perempuan lebih banyaklah. Jadi kepada toko-toko (nonsembako) yang buka, perempuan yang datang menegur," ujarnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT