Anggota DPR: Episentrum Corona Bergeser, Daerah Harus Terapkan PSBB

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Apr 2020 22:21 WIB
Sebagaimana ditaksir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Indonesia diprediksi mengalami kerugian hingga di angka Rp 54 Triliun karena terdampak keberadaan Virus Corona.
Anggota DPR, Marwan Jafar (Dok. PKB)
Jakarta -

Episentrum penyebaran virus Corona mulai bergeser ke daerah. Anggota DPR dari FPKB, Marwan Jafar, mendorong daerah lekas menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan daerah-daerah lain harus segera menerapkan PSBB karena titik episentrumnya sudah bergeser," kata Marwan Jafar kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).

Pemerintah menyebut Corona di DKI Jakarta mulai menurun. Menurut Marwan, penyebarannya ke daerah dan bahaya karena fasilitas deteksi di daerah tidak selengkap di Jakarta.

"Mau rapid test itu perlu perlengkapan. Ini masyarakat ada yang mudik naik tronton, naik travel tahu-tahu semua positif. Kan banyak fakta penyebarannya bergeser ke daerah," kata eks Mendes PDT ini.

"Bisa jadi banyak OTG dan itu bisa jadi carrier membawa ke kampung, nah itu bahayanya di situ. Makanya jangan heran kalau Jakarta mulai turun di sisi lain daerah naik karena episentrumnya bergeser," tegasnya.

Karena itu, Marwan mendorong daerah mengajukan PSBB. Hal ini penting untuk memutus rantai penyebaran virus Corona di tengah arus mudik.

"Oleh karena itu, kepala daerah harus mengajukan PSBB, di Jawa Tengah Semarang dan sekitarnya, di Sulawesi Selatan ya Makassar dan sekitarnya itu kan episentrum baru selain Jawa Timur di Surabaya dan sekitarnya," kata anggota DPR RI Dapil Jateng III ini.

(dnu/dnu)