Pernah Hadapi Flu Burung, Ini Poin-poin yang Bisa Dilakukan RI Tangani Corona

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 17:13 WIB
Ilustrasi Corona
Ilustrasi Corona
Jakarta -

Pandemi virus Corona masih belum mereda secara global, termasuk Indonesia. Mantan Ketua Komisi Nasional Penanganan Flu Burung Bayu Krisnamurthi menyebutkan setidaknya ada 12 hal yang bisa dilakukan pemerintah Indonesia dalam menghadapi Corona.

Bayu mengatakan pemerintah bisa belajar dari pengalaman menghadapi wabah flu burung beberapa tahun lalu. Poin pertama, kata Bayu, harus adanya sebuah komando dalam penanganan.

"Yang dimaksud komando itu bukan secara struktural, tapi langkah kerjanya yang komando, ada sinkron. Misalnya itu dulu pernah di Surabaya ada lebih dari 100 desa buat lockdown swadaya. Buat saya itu tampaknya pemerintah daerah dan pusat jadi kebingungan," kata Bayu dalam diskusi virtual bertajuk 'Mewujudkan Sinergi Berbagai Komponen Bangsa Dalam Menghadapi Wabah COVID-19', Selasa (28/4/2020).

Langkah kedua yang juga mesti dilakukan pemerintah, menurut Bayu, adalah penanganan masalah sosial politik akibat pandemi Corona. Bayu mengungkapkan pemerintah saat ini terlihat hanya berfokus pada update penanganan kesehatan saja.

"Kesehatan memang betul adalah core-nya, tapi harus bersama-sama sosial politiknya. Jadi tiap hari yang di-update itu bukan cuman kesehatan saja. Tapi gimana politiknya, gimana sosialnya, siapa yang menganggur, ada berapa dan solusinya apa," tandasnya.

Komunikasi yang terbuka dengan masyarakat juga menjadi hal yang harus terus dilakukan pemerintah. Bayu menuturkan di tengah derasnya informasi tentang Corona di masyarakat, pemerintah harus mampu memberikan informasi yang terbuka dan jelas agar tidak terjadi kebingungan di tengah masyarakat.

Termasuk menjaga stok pangan dan logistik. Dia mengatakan penanganan virus Corona harus dilakukan secara merata dan menyasar wilayah pedesaan.

"Di Jakarta saja jumlah perawat, dokter itu kekurangan, apalagi di desa. Jadi begitu desa kena, maka berikutnya yang kena merembet ke pangan dan kalau itu terjadi maka yang di kota juga kena dampaknya," jelas Bayu.

Selanjutnya
Halaman
1 2