Soal Target 10 Ribu Tes PCR Per Hari, Pemerintah: Kita Usaha Maksimal

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 27 Apr 2020 16:26 WIB
Jubir Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
Jubir penanganan COVID-19, Achmad Yurianto atau Yuri (Dok. BNPB)
Jakarta -

Sejak 13 April lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan 10 ribu tes virus Corona per hari. Namun, hingga kini, target itu belum tercapai. Pemerintah menyatakan akan berusaha semaksimal mungkin mencapai target tes per hari itu.

"Kita akan berusaha semaksimal mungkin agar setidak-tidaknya kita mampu untuk melaksanakan 10 ribu tes per hari dalam konteks PCR real time yang menggunakan swab dari hidung dan tenggorokan," kata juru bicara pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, dalam siaran langsung lewat kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (27/4/2020).

Hingga saat ini, kata Yuri, Indonesia telah menyelenggarakan lebih dari 75 ribu tes PCR. Tes PCR adalah jenis tes yang hingga kini dinyatakan lebih akurat ketimbang tes cepat (rapid test).

"Sampai dengan saat ini telah melakukan lebih dari 75 ribu tes untuk pemeriksaan antigen berbasis pada real time PCR, sebagai hasil dari contact tracing pelacakan kasus kontak COVID-19 dari kasus positif yang sudah kita dapatkan sebelumnya," kata Yuri.

Tes PCR khusus dilakukan untuk orang-orang yang pernah berkontak dengan orang yang positif terjangkit COVID-19. Tes PCR hingga saat ini sudah dilakukan di 58 lab di berbagai wilayah Indonesia. Ketersediaan alat tes PCR dan laboratorium saja tidak cukup untuk mencapai target 10 ribu tes COVID-19 per hari, perlu ada ketersediaan reagen, yakni zat kimia untuk memproses spesimen sebelum masuk alat PCR.

"Sampai dengan saat ini untuk reagen pemeriksaan PCR, ke seluruh Indonesia telah terdistribusi lebih dari 436 ribu. Ini menjadi kunci untuk kita bisa melaksanakan tes untuk bisa mencapai 10 ribu lebih dari pemeriksaan PCR setiap hari di seluruh Indonesia," kata Yuri.

Selanjutnya
Halaman
1 2