Pantau Pasien, Dokter Bisa Manfaatkan Aplikasi Mobile JKN

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Senin, 27 Apr 2020 12:02 WIB
Konsultasi kesehatan online
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Di tengah pandemi COVID-19 ini, BPJS Kesehatan terus memberikan kemudahan kepada para peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Melalui layanan berbasis digital di aplikasi Mobile JKN, para peserta bisa melakukan konsultasi online ke dokter atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Fasilitas Kesehatan Primer Kedeputian Bidang JPKP BPJS Kesehatan Kantor Pusat, Octovianus Ramba, mengatakan tak hanya memudahkan peserta JKN-KIS, para dokter dan FKTP juga semakin mudah memantau kondisi pasien lewat aplikasi Mobile JKN Faskes.

"Melalui aplikasi Mobile JKN Faskes dokter bisa memantau, pertama daftar atau nama pasien yang terdaftar pada FKTP atau dokter tersebut sehingga dia bisa memonitor data-data peserta yang terdapat pada FKTP tersebut. Dengan data yang ada di aplikasi ini, dokter bisa memprioritaskan pasien-pasien mana yang harus dipantau kondisinya," katanya kepada detikhealth, Senin (27/4/2020).

Selain itu, dokter juga bisa mengatur jadwal konsultasi tidak langsung kepada para pasien yang terdaftar. Sehingga, lanjutnya, dokter atau FKTP bisa menyiapkan jam-jam tertentu untuk melayani konsultasi kesehatan berbasis chat dari masyarakat.

Ia menuturkan konsultasi online di aplikasi Mobile JKN Faskes ini juga tetap tercatat sebagai kunjungan tidak langsung berbasis chatting. Catatan konsultasi ini akan menjadi salah satu dasar penilaian kinerja dokter ataupun FKTP yang bersangkutan.

"Konsultasi ini akan tetap tercatat sebagai kunjungan tidak langsung berbasis chatting melalui aplikasi Mobile JKN Faskes, yang akan menjadi penilaian kinerja dokter atau FKTP tersebut. Selain itu, pasien bisa menilai konsultasi yang telah dilakukan oleh pasien kepada dokter melalui notifikasi yang ada di aplikasi Mobile JKN miliknya," tukasnya.

Melalui layanan konsultasi online lewat aplikasi Mobile JKN dan Mobile JKN Faskes akan mempermudah interaksi antara peserta dan dokter di kondisi yang mengharuskan masyarakat untuk physical distancing seperti saat ini.

Namun, jika, dokter atau FKTP menilai pasien harus pergi ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut karena kondisi penyakitnya yang parah, maka ia menganjurkan pasien untuk menggunakan fitur antrean online di aplikasi Mobile JKN.

"Apabila dalam hasil pemeriksaan ternyata pasien yang bersangkutan oleh dokter untuk harus ke faskes karena kondisi penyakitnya harus berkontak langsung dengan dokter, maka peserta dapat menggunakan salah satu fitur di Mobile JKN tersebut yaitu fitur permintaan nomor antrean. Melalui fitur tersebut peserta dapat mengambil nomor antrean ke FKTP sejak di rumahnya melalui aplikasi mobile JKN supaya menghindari kerumunan secara menumpuk di fasilitas kesehatan," pungkasnya.

Unik! Kelompok Selam Ini Ubah Sampah Botol Plastik Jadi Masker Wajah:

(mul/mpr)