Bandar Narkoba di Lombok Barat Ditangkap, Simpan Sabu Dalam Remote TV

Faruk - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 07:09 WIB
Polres Lombok Barat menangkap bandar dan kurir sabu (dok. Istimewa)
Foto: Polres Lombok Barat menangkap bandar dan kurir sabu (dok. Istimewa)
Mataram -

Polisi menangkap dua orang pengedar narkoba jenis sabu di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pengungkapan kasus berawal dari penangkapan seorang kurir sabu.

Tim Satresnarkoba Polres Lombok Barat awalnya menangkap Suparman alias Upang (48) di simpang Tiga Sigenter, Dusun Sigenter, Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, pada Kamis (16/4) pukul 16.30 WIB. Upang yang merupakan sopir ditangkap dengan barang bukti berupa 27,01 gram sabu.

Upang ditangkap ketika selesai mengambil sabu dari Kecamatan Kediri yang akan diedarkan ke Kecamatan Sekotong. Dia dibekuk tim yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Iptu Faisal Afrihadi.

"Kemudian tim memanggil Pak Kadus setempat untuk menyaksikan proses penggeledahan. Setelah dilakukan penggeledahan, tim menemukan barang bukti narkotika yang disimpan pada bungkus rokok Marlboro merah yang disimpan di motor," kata Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Satrio Wibowo, dalam keterangannya, Rabu (22/4/2020).

Selain sabu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa satu unit sepeda motor, ponsel, dan uang tunai Rp 570 ribu. Upang lalu dibawa ke mapolres untuk diperiksa lebih lanjut.

Upang, sopir yang jadi kurir sabu (dok. Istimewa)

Sehari kemudian, petugas mengembangkan kasus dan menangkap terduga pemilik sabu seberat 27,01 gram tersebut. Petugas menangkap Lalu Pelan Kiswanto di Dusun Kayu Putih, Desa Pelangan, Kecamatan Semotong, Lombok Barat.

"Berawal dari informasi tersangka Upang yang ditangkap pada Kamis (16/4), barang bukti yang ada padanya adalah milik dari terduga Lalu Pelan," ujar AKBP Bagus.

Saat akan ditangkap, Lalu Pelan mencoba kabur dengan melompati jendela rumah karena mengetahui kedatangan petugas. Namun akhirnya dia ditangkap.

"Setelah itu mendapatkan barang bukti satu buah dompet hitam yang di dalamnya berisi remote antena TV yang di dalamnya berisi 5 klip plastik. Salah satunya berisi diduga narkotika jenis sabu yang sengaja dibuang oleh terduga saat pengejaran," kata dia.

Dari tangan Lalu Pelan, polisi mengamankan 1 klip plastik transparan berisi kristal bening yang diduga sabu seberat 1,33 gram, alat hisap, ponsel, dan uang tunai Rp 1.760.000.

"Terduga mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya. Selanjutnya terduga dibawa menuju kantor Resnarkoba Polres Lombok Barat guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Libur Sekolah Karena Corona, Pelajar Ini Malah Jualan Sabu:

(jbr/fas)