Cerita Saksi Papasan dengan Mobil Hakim Jamaluddin Sebelum Masuk Jurang

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 22 Apr 2020 16:33 WIB
Sidang lanjutan kasus pembunuhan hakim Jamaluddin (Datuk Haris Molana-detikcom)
Foto: Sidang lanjutan kasus pembunuhan hakim Jamaluddin (Datuk Haris Molana-detikcom)
Medan -

Seorang saksi bernama Arifta Ginting dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin. Arifta, yang merupakan sopir angkot, mengaku sempat berpapasan dengan mobil hakim Jamaluddin yang kemudian ditemukan dalam jurang.

Hakim awalnya bertanya kapan Arifta melihat mobil tersebut. Menurut Arifta, dia berpapasan dengan mobil jenis Toyota Land Cruiser Prado itu sekitar pukul 05.20 WIB, Jumat (29/11/2019).

"Bepapasan sama mobil dan kereta (sepeda motor). Hari Jumat, 29 November 2020 (pukul) 05.20 WIB pagi," ujar Arifta saat menjadi saksi untuk para terdakwa pembunuhan hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum, Jefri Pratama dan Reza Fahlevi di PN Medan, Rabu (22/4/2020).

Arifta mengatakan ketika itu dirinya sedang berada dalam angkot untuk menuju dusun lain. Mobil dan sepeda motor yang dilihatnya itu datang dari arah berlawanan.

"Saya sopirnya angkot Rajawali, dari rumah menuju Dusun VII. Iya (berlawanan arah). Di depan kereta, lalu di belakang mobil mewah," ucapnya.

Dia mengatakan mobil yang dilihatnya pagi hari itu sama dengan mobil yang ditemukan dalam jurang. Arifta mengaku mendengar kabar ada mobil masuk dalam jurang sekitar pukul 12.00 WIB.

Arifta mengatakan saat itu dirinya ingat persis karena jalanan yang di lokasi tidak bisa dilalui dua mobil sekaligus. Dia mengatakan mobil Jamaluddin baru lewat setelah dirinya mundur dan memberi jalan.

"Di lokasi itu, sempit dan rusak. Lantaran aku sering lihat, itu nggak bisa lewat kalau berpapasan. Aku atrek (mundur), minggir lalu dia lewat," ucap Arifta.

Truk Pengangkut Pakan Ayam Nyungsep ke Jurang:

Selanjutnya
Halaman
1 2