Warga NTT Diimbau Tak Mudik, Pelabuhan hanya untuk Angkutan Barang

Idham Kholid - detikNews
Senin, 20 Apr 2020 16:32 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi virus Corona. (Edi Wahyono-detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengimbau warga di perantauan atau di dalam daerah NTT untuk tidak mudik demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Pelabuhan di NTT juga tidak melayani kapal angkutan penumpang.

"Sebaiknya jangan mudik dulu lah ya saat pandemi ini, tetap tinggal di rumah saja, karena risikonya sangat tinggi kan. Demikian juga yang dari NTT keluar NTT. Karena ya mudik ini kan bukan hanya muslim ya, tapi semua orang, kita harapkan tahan dirilah tahun ini, supaya kita saling jaga begitu," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, saat dihubungi, Senin (20/4/2020).

Pemprov NTT sudah menerapkan sejumlah kebijakan. Salah satunya, tidak melayani kapal angkutan penumpang karena belajar dari pengalaman yang ada.

"Yang pertama kami ada kebijakan menutup pelabuhan, kecuali untuk barang, logistik. Untuk kapal Pelni kami tutup kan pengalaman KM Lambelu dari Nunukan, diperiksa 90-an ternyata ABK-nya terpapar virus Corona," ujarnya.

"Iya (semua pelabuhan di NTT), kecuali barang. Kalau pun terpaksa penumpang itu kita lakukan rapid test dan langsung diisolasi gitu," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2