Soal Sejarah Mudik, Tradisi yang Tak Diusik Jokowi Meski Ada Pandemi

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 16 Apr 2020 13:29 WIB
Presiden Jokowi di RS Darurat Penanganan COVID-19.
Foto Ilustrasi: Presiden Jokowi (Muclis Jr/Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Hingga kini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak melarang mudik karena tradisi. Menyelisik tradisi mudik, ternyata kegiatan pulang kampung ini dapat ditelusuri hingga ke era Batavia, pemerintahan kolonial Hindia-Belanda.

Sejarawan lulusan Universitas Indonesia (UI), JJ Rizal, mengidentifikasi tradisi mudik dengan aktivitas di Batavia yang sudah membutuhkan banyak tenaga kerja sejak dua abab silam.

"Terutama kata mudik ini identik dengan Batavia, ibu kota kolonial yang kemudian diwarisi Jakarta sebagai ibu kota nasional serta menjadi pusat urbanisasi," kata Rizal kepada detikcom, Kamis (16/4/2020).

Udik berarti kembali ke titik awal mula aliran sungai, alias di hulu, letaknya di desa yang jauh dari hilir di Batavia. Istilah 'mudik' kemudian berkembang menjadi bermakna 'pulang kampung' bagi kaum buruh/pekerja, karena kaum buruh di Batavia memang banyak yang bukan penduduk asli melainkan dari luar daerah.

"Mudik adalah tradisi kota, timbul bersama munculnya kota-kota di Indonesia. Berita yang ada kebanyakan ketika muncul kota-kota masa kolonial di Indonesia dan gejala urbanisasi pada Abad 19 (1801-1900). Ada jarak kota dengan desa yang sering disebut udik. Jadilah kembali ke desa disebut mudik," tutur Rizal.

Balaikota Batavia/Kota Tua Jakarta (Foto: Tropenmuseum)Balaikota Batavia/Kota Tua Jakarta (Foto: Tropenmuseum)

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2