Diancam Demo Saat Corona, Baleg DPR Janji Libatkan Buruh Bahas Omnibus Law

Mochamad Zhacky - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 18:39 WIB
Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas
Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas menjelaskan hal-hal yang menyangkut perburuhan di RUU Cipta Kerja (Ciptaker) masuk klaster ketenagakerjaan. Supratman berjanji Baleg tidak akan membahas klaster ketenagakerjaan sebelum mendengarkan aspirasi dan masukan dari semua serikat pekerja.

"Baleg tidak pernah menjanjikan untuk menyelesaikan UU ini dalam waktu 100 hari kah, 30 hari kah, nggak ada, nggak ada batasnya. Karena kita tahu ini beberapa yang terjadi pergolakan di publik, terutama teman-teman buruh. Jadi kita pahami itu, pesannya semua sudah sampai," kata Supratman kepada wartawan, Kamis (9/4/2020).

"Dan kita mau sebelum membahas kita mau bertemu dengan teman-teman serikat pekerja, seluruhnya, seluruhnya kita kan ketemu, sebelum kita bahas. Nah itu janji saya sebagai Ketua Baleg. Tolong ditekankan itu. Janji saya, Baleg tidak akan membahas klaster ke ketenagakerjaan sebelum bertemu dengan seluruh elemen-elemen buruh," imbuhnya.

Supratman memaparkan, sebelum dibahas, Baleg akan menggelar rapat dengan pihak pemerintah. Dalam rapat, Baleg dan pemerintah memutuskan apakah RUU Ciptaker akan dilanjutkan ke tahap pembahasan atau tidak.

"Langkah awal itu yang akan kita lakukan, kita sepakati, kita akan rapat kerja mendengar dari pemerintah, apakah ingin tetap melanjutkan atau tidak. Itu dulu, mendengarkan penjelasan pemerintah nih. Itu yang pertama," terang Supratman.

Jika disepakati untuk masuk ke tahap pembahasan, akan dilanjutkan dengan menggelar uji publik sesuai dengan klasternya. Supratman menekankan pembahasan akan memprioritaskan klaster yang tidak mendapat penolakan.

"Kaya klaster kemudahan perizinan untuk usaha kecil, menengah, mikro, atau kawasan ekonomi khusus. Kan itu nggak ada (penolakan), itu bagus sekali kan. Saya mendorong itu malah, kalau bisa," sebut Supratman.

Selanjutnya
Halaman
1 2