Biarawati Meninggal Usai dari Jakarta, Dinkes Samarinda: Negatif Corona

Suriyatman - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 14:37 WIB
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China
Foto: iStock
Samarinda -

Seorang biarawati di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), sakit dan meninggal dunia sepulang dari Jakarta. Isu yang beredar menyebutkan biarawati itu terinfeksi virus Corona (COVID-19).

Dinas Kesehatan Kota Samarinda menjelaskan, biarawati tersebut berstatus orang dalam pemantauan (ODP) karena memiliki riwayat perjalanan dari wilayah terjangkit. Petugas kesehatan juga telah melakukan swab terhadap biarawati tersebut.

"Kami sudah lakukan tes dan hasilnya negatif. Memang saat dilakukan pemakaman, sesuai prosedur kesehatan penanganan jenazah, maka petugas menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih kepada wartawan, Selasa (7/4/2020).

Dia juga menjelaskan biarawati bernama Maria Roseline (60) itu meninggal pada minggu (5/4/2020) sore. Karena ia berstatus ODP, Dinas Kesehatan Kota Samarinda meminta hasil tes swab Suster Maria diproses cepat.

"Kemarin Senin (6/4) sore, hasil lab dari Laboratorium Kesehatan sudah keluar dan hasilnya negatif. Hasilnya cepat karena kita minta prioritas," ujar Ismed.

Ismed mengatakan Suster Maria mengembuskan napas terakhir di RS Dirgahayu Samarinda, saat akan dipindahkan ke rumah sakit rujukan pasien Corona, RSU AW Syahranie. Ismed berharap kabar tentang Suster Maria terinfeksi virus Corona terklarifikasi.

"Jadi tidak benar jika yang bersangkutan dikatakan (terinfeksi) COVID-19, karena hasil dua kali tes negatif. Jadi harapkan bantuan rekan media untuk melakukan klarifikasi terkait berita yang beredar," ucap Ismed.

Sebelumnya, beredar video di media sosial tentang kematian seorang biarawati yang diduga terinfeksi Corona. Dalam video itu, terlihat petugas medis di RS Dirgahayu menggunakan APD lengkap. Bahkan petugas langsung menyemprot semua petugas medis yang baru saja menangani pasien dengan zat disinfektan.

(aud/aud)